Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

20 Kios Ludes Dilalap Api Saat Kebakaran di Kawasan Pasar Andi Tadda Palopo

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Nur Halisa pada pukul 02.51 Wita.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR/Andi Bunayya Nandini
KEBAKARAN DI PALOPO - Kondisi terkini Kawasan Pasar Andi Tadda, Jalan Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (27/1/2026). Puluhan kios dan kamar kos hangus terbakar. 

Ringkasan Berita:
  • Selain bangunan, berbagai barang dagangan yang berada di dalam kios juga ikut terbakar.
  • 20 Kios ludes terbakar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Kebakaran besar terjadi di kawasan Pasar Andi Tadda, Jalan Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (27/1/2026) dini hari.

Api yang berkobar menghanguskan puluhan kios pasar dan bangunan rumah kos, sehingga menyebabkan kerugian material dalam jumlah besar.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Nur Halisa pada pukul 02.51 Wita.

Dalam laporannya, ia menyebutkan api telah membesar di area pasar dan mengancam bangunan di sekitarnya.

Kondisi itu membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang yang masih dapat diamankan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo segera mengerahkan armada ke lokasi kejadian.

Petugas bergerak memadamkan api yang dengan cepat menjalar di kawasan padat bangunan tersebut.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palopo, Muhammad Nur Tandiwajang, mengatakan lokasi kebakaran berada di area pasar yang didominasi bangunan semi permanen serta dipenuhi material mudah terbakar.

Kondisi tersebut membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.

“Data sementara menunjukkan sekitar 20 kios pasar dan delapan kamar kos hangus terbakar,” ucap Tandiwajang.

Selain bangunan, berbagai barang dagangan yang berada di dalam kios juga ikut terbakar.

“Ada sekitar 20 ton beras, 350 rak telur, 31 tabung gas elpiji, dan 28 unit kompor gas yang ikut terbakar. Berbagai barang dagangan lainnya juga tidak sempat diselamatkan,” ujarnya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran serta puluhan personel dari Regu 2 Wilayah, sektor Timur, dan sektor Utara.

“Sebanyak enam unit armada dan puluhan personel kami kerahkan untuk memastikan api benar-benar padam,” tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved