Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bajaj Resmi Mengaspal di Palopo, Meningkatkan Ekonomi Driver Lokal

Usai prosesi launching, sebanyak 10 unit bajaj yang beroperasi di Palopo konvoi keliling kota.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
Ket: BAJAJ PALOPO - Launching bajaj di Kantor PT Urban Max Panaromic, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Blandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo pada Senin (22/12/2025). Tak hanya menghadirkan transportasi umum baru di Palopo, operasional bajaj juga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian para pengemudinya yang merupakan warga Palopo. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - PT Urban Max Panoramic resmi launching moda transportasi bajaj untuk pertama kalinya beroperasi di Kota Palopo.

Launching tersebut ditandai dengan pemotongan pita di Kantor PT Urban Max Panoramic, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Senin (22/12/2025).

Usai prosesi launching, sebanyak 10 unit bajaj yang beroperasi di Palopo konvoi keliling kota.

Saat konvoi, banyak masyarakat atau pengendara tersenyum melihat kehadiran bajaj.

Konvoi tersebut berakhir di Panti Asuhan Ar-Rahman dan dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim.

Kehadiran bajaj diharapkan menjadi alternatif moda transportasi umum baru bagi masyarakat Kota Palopo.

Bajaj memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya tarif yang terjangkau, mampu menjangkau lorong-lorong sempit, memberikan perlindungan dari hujan, serta dapat menampung hingga tiga penumpang dewasa sekaligus.

Biaya menggunakan bajaj ditentukan berdasarkan jarak tempuh, dengan tarif mulai dari Rp6 ribu.

Direktur PT Urban Max Panoramic, Yermia Kiding, mengatakan animo masyarakat terhadap kehadiran bajaj di Kota Palopo sangat tinggi sejak mulai beroperasi.

“Luar biasa antusias masyarakat. Setiap hari kami pantau melalui aplikasi, jumlah orderan terus meningkat. Bahkan dalam sehari bisa mencapai sekitar 600 orderan. Namun, karena saat ini baru ada 10 unit bajaj yang beroperasi, yang dapat dilayani hanya sekitar 150 hingga 200 orderan per hari,” ujar Yermia saat ditemui di Panti Asuhan Ar-Rahman.

Menurutnya, tingginya permintaan tersebut menjadi bukti masyarakat Kota Palopo menerima dan membutuhkan moda transportasi bajaj.

Oleh karena itu, pihaknya berencana menambah unit yang akan dioperasikan.

“Ke depan, kami rencanakan akan ada penambahan sebanyak 22 unit bajaj yang akan beroperasi di Kota Palopo,” tambahnya.

Tak hanya menghadirkan pilihan transportasi baru, operasional bajaj juga berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian para pengemudinya yang merupakan warga Palopo.

Salah seorang driver bajaj, Andi, mengaku kondisi ekonomi keluarganya meningkat sejak bekerja sebagai pengemudi bajaj.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved