Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Ditemui Wali Kota, Warga Palopo Menangis di Gedung DPRD

Rapat paripurna yang dimulai pukul 16.00 Wita itu diikuti 17 anggota dewan serta para Kepala OPD se-Kota Palopo.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
Istimewa
LKK PALOPO - Forum peduli lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) Kota Palopo menunggu Naili di depan gedung DPRD, Jumat (5/12/2025) sore. RT, RW dan LPMK kecewa Naili tak mau menemui mereka yang datang untuk mempertanyakan insentif yang belum terbayarkan.  

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Emak-emak menangis di Gedung DPRD Palopo karena tak titemui Wali Kota, Naili.

Sejumlah emak-emak dari Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), yang terdiri atas ketua RT, RW, dan LPMK, menangis di Gedung DPRD Palopo setelah gagal menemui Wali Kota Palopo.

Mereka datang untuk mempertanyakan insentif LKK yang belum dibayarkan hingga saat ini.

Pada Jumat (5/12/2025) sore, Wali Kota Naili mendatangi Gedung DPRD Palopo untuk menghadiri rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Kota Palopo tahun 2025–2029.

Saat memasuki gedung, ia dikawal ketat aparat kepolisian dan Satpol PP.

Hampir semua pintu masuk ke gedung legislatif ditutup rapat selama paripurna berlangsung.

Rapat paripurna yang dimulai pukul 16.00 Wita itu diikuti 17 anggota dewan serta para Kepala OPD se-Kota Palopo.

Sebelum paripurna dimulai, LKK telah menunggu kedatangan Naili di halaman gedung DPRD.

Mereka berharap dapat menyampaikan langsung keluhan terkait insentif yang belum diterima.

Sebelumnya, mereka juga melakukan aksi di Kantor Wali Kota Palopo, namun upaya itu pun tidak membuahkan hasil karena tidak berhasil bertemu dengan Wali Kota.

Setelah rapat paripurna selesai, LKK kembali menunggu Wali Kota Naili keluar dari gedung.

Namun, harapan mereka kembali pupus karena Naili keluar melalui pintu samping, menghindari kerumunan warga yang menantinya.

Kekecewaan pun tidak terhindarkan.

Koordinator Forum Peduli LKK Kota Palopo, Feriyanto, menyampaikan aspirasi sambil terisak.

"Kami datang ke sini untuk meminta hak RT, RW, dan LPMK. Tolong sampaikan kepada Ibu Naili bahwa kami ingin bertemu," ujarnya dengan suara bergetar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved