Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Adakah Isra Tanpa Mi‘raj?

Makna Isra Mi‘raj sebagai keseimbangan gerak sosial dan kedalaman spiritual di era modern saat ini.

Istimewa
OPINI - Muliadi Saleh, salah satu penulis opini Tribun Timur. 

Bagaimana memakainya di era kini? Isra Mi‘raj mengajarkan keseimbangan antara kerja sosial dan kedalaman spiritual. Antara kecepatan inovasi dan kebijaksanaan nilai.

Ia menuntun kita membangun pemimpin yang mampu berjalan di bumi dengan rendah hati (Isra), sekaligus menatap langit dengan kesadaran moral (Mi‘raj). Pemimpin yang tidak hanya cakap mengelola sistem, tetapi juga menjaga arah. 

Pelajaran yang patut ditiru dan diimplementasikan bukan sekadar ritual peringatannya, melainkan etosnya berupa  keberanian bergerak melintasi batas (Isra), berani naik melampaui ego (Mi‘raj).

Di tengah krisis kepemimpinan, polarisasi sosial, dan kelelahan moral, Isra Mi‘raj mengingatkan kita bahwa perubahan sejati dimulai dari pendakian batin, lalu diturunkan menjadi kerja nyata. 

Maka, adakah Isra tanpa Mi‘raj? Mungkin ada perjalanan, tetapi tanpa tujuan. Ada gerak, tetapi tanpa arah. Isra Mi‘raj adalah undangan abadi: berjalanlah di bumi dengan penuh tanggung jawab, dan naiklah ke langit nilai agar setiap langkah memiliki makna.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved