Piala Dunia Segera Dibuka
Pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan bukan hanya sekadar pembuka acara; ini menandai perubahan monumental dalam sejarah olahraga.
Para penggemar dan pengamat sama-sama bersemangat menantikan momen tersebut.
Kita memasuki era baru.
Dengan 48 tim, setiap pertandingan di babak penyisihan grup memiliki bobot yang sangat besar.
Dramanya akan berlipat ganda, dan ketidakpastiannya akan belum pernah terjadi sebelumnya.
Tiga upacara yang saling terkait yang diselenggarakan di Meksiko, Kanada, dan AS dibangun di sekitar tema bersama yang dirancang untuk menyatukan ketiga negara tuan rumah sekaligus menampilkan budaya, identitas, dan bakat kreatif masing-masing negara.
Setiap negara tuan rumah akan menghadirkan gaya visualnya sendiri pada upacara tersebut.
Kanada akan diwakili melalui mosaik budaya, Meksiko melalui papel picado, dan AS melalui apa yang disebut Balich sebagai piala yang sangat berkilau dan bercahaya.
“Piala Dunia FIFA adalah momen yang dinikmati bersama oleh seluruh dunia, dan itu dimulai dari bagaimana kita membukanya,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino.
“Dimulai dari Mexico City dan berlanjut beberapa hari berikutnya dengan Toronto dan Los Angeles, upacara-upacara ini akan menyatukan musik, budaya, dan sepak bola dengan cara yang mencerminkan individualitas setiap negara dan persatuan yang mendefinisikan turnamen ini. Ini adalah cara yang ampuh untuk memulai perayaan global yang sesungguhnya.”
Upacara di Mexico City diperkirakan akan berlangsung sekitar 16 menit 30 detik, sementara acara di Toronto dan Los Angeles dijadwalkan masing-masing berlangsung sekitar 13 menit.
Setelah pertunjukan selesai, lapangan akan diserahkan kepada tim untuk pemanasan pra-pertandingan.
Upacara protokol hari pertandingan, termasuk keluarnya pemain dan perkenalan resmi, kemudian akan dimulai 25 menit sebelum kick-off dan diperkirakan akan berlangsung sekitar 13 menit.
FIFA mengumumkan bahwa upacara pembukaan Piala Dunia akan berlangsung sekitar 90 menit dan menampilkan penampilan dari J Balvin, Tyla, Maná, Belinda, Alejandro Fernández, Lila Downs, dan Los Ángeles Azules. Gianni Infantino menyebutnya sebagai "pertunjukan terhebat di Bumi."(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260606-bendara-piala-dunia-di-bone.jpg)