Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anggota DPR RI Golkar Muhidin: Pilgub 2029 Hampir Pasti Lewat DPRD

Presiden Prabowo Subianto secara khusus mempercayakan Partai Golkar untuk menyusun kajian terkait arah baru sistem pemilihan kepala daerah. 

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
PILKADA 2029 - Anggota DPR RI Muhidin usai pimpin konsolidasi jelang Musda Golkar Sulsel, di Sekretariat Golkar Sulsel, Makassar, Selasa (23/12/2025) siang. Anggota DPR RI itu ungkap pemilihan gubernur di Pilkada 2029 hampir pasti dipilih wakil rakyat  

Ringkasan Berita:
  • Menurut Muhidin yang juga Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, kemungkinan pemilihan gubernur lewat DPRD sudah berada di angka 90 persen.
  • Presiden Prabowo Subianto secara khusus mempercayakan Partai Golkar untuk menyusun kajian terkait arah baru sistem pemilihan kepala daerah. 

 

TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR - Koordinator Wilayah (Korwil) Partai Golkar Wilayah Sulawesi, Muhidin Mohamad Said, mengungkapkan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada 2029 hampir pasti tak lagi dilakukan secara langsung. 

Menurut Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut, kemungkinan pemilihan gubernur lewat DPRD sudah berada di angka 90 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhidin saat memimpin konsolidasi besar Partai Golkar se-Sulsel yang digelar di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Makassar, Selasa (23/12/2025) sore.

“Kalau boleh dikata, untuk pemilihan gubernur ke depan itu sudah 90 persen melalui DPRD,” ujar Muhidin di hadapan kader Golkar.

Menurut Muhidin, perubahan sistem pemilihan kepala daerah menjadi keniscayaan seiring besarnya tantangan politik dan beban anggaran yang dihadapi negara maupun daerah. 

Ia menilai, tidak hanya Partai Golkar, tetapi seluruh partai politik harus bersiap menghadapi pergeseran sistem demokrasi.

Baik dalam pemilihan bupati, wali kota, maupun gubernur.

“Partai Golkar dan seluruh partai politik ke depan menghadapi tantangan besar. Bisa jadi ada pergeseran cara pemilihan, baik bupati, wali kota, maupun gubernur. Sistem pemilihan kita kemungkinan besar akan berubah,” jelasnya.

Baca juga: Pilkada Lewat DPRD adalah Langkah Mundur

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto secara khusus mempercayakan Partai Golkar untuk menyusun kajian terkait arah baru sistem pemilihan kepala daerah. 

Bahkan, ia menyebutkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sejalan dengan keinginan Prabowo.

Oleh karena itu, Musda Golkar di daerah harus digenjot segera dan dilakukan melalui musyawarah mufakat.

“Kemarin saat puncak Harlah Golkar, pidato Ketua Umum kita itu identik dengan pidato Bapak Presiden. Pesannya jelas, kita ingin pemilihan dilakukan secara mufakat,” ungkap Muhidin.

Ia menambahkan, semangat mufakat menjadi dasar utama perubahan sistem tersebut. 

Selain untuk menjaga stabilitas politik, pertimbangan terbesar lainnya adalah tingginya biaya penyelenggaraan pemilihan langsung yang membebani fiskal daerah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved