Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Menkeu Purbaya

Pengakuan Bobby Nasution, Pramono hingga Dedi Mulyadi Soal Temuan Uang Mengendap Purbaya

Menurut data diperoleh dari Bank Indonesia (BI), total uang menganggur di bank mencapai Rp234 triliun.

Tayang:
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
UANG MENGENDAP - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Mereka akhirnya klarifikasi soal temuan uang mengendap di bank oleh Menkeu Purbaya. 

Ia menegaskan uang yang disimpan adalah kas daerah.

"Jadi kalau kemudian persepsi publik bahwa ada dana pemerintah yang disimpan sengaja kemudian dalam bentuk deposito diambil bunganya, menjadi sangat bertentangan."

"Lantaran uang yang disimpan itu adalah uang yang sebagai kas daerah yang dibayarkan dalam setiap hari," tegasnya.

Di sisi lain, Dedi pun tak menyangkal adanya kas daerah yang disimpan di bank. Namun, jumlahnya tidak seperti yang dipaparkan oleh Purbaya, yakni Rp4,1 triliun.

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan total kas yang disimpan sebesar Rp2,4 triliun.

Dia mengungkapkan uang tersebut tersimpan dalam bentuk giro dan akan digunakan untuk membayar proyek pembangunan di Jawa Barat serta kegiatan pemerintah.

"Kan nanti kontraktor jalan harus dibangun. Kontraktor irigasi harus dibayar, kontraktor sekolah harus dibayar, kontraktor rumah sakit harus dibayar. Kemudian kontraktor listrik harus dibayar, tenaga-tenaga satpam segala macem, tenaga kebersihan kan harus dibayar," kata dia.

Bobby Nasution Bantah Dana Ngendap Rp3,1 T

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution juga buka suara tentang adanya dana mengendap di Pemprov Sumut.

Dia membantah soal jumlah uang mengendap yang disebut Purbaya mencapai Rp3,1 triliun.

Bobby mengatakan hingga kini Pemprov Sumut hanya memiliki rekening kas umum daerah (RKUD) di Bank Sumut.

Adapun jumlah uang dalam RKUD tersebut mencapai Rp990 miliar.

"RKUD kita cuman satu ya di bank Sumut hari ini saldonya di sana Rp 990 miliar. Nanti coba apakah kami salah input atau seperti apa yang disampaikan (Pak Purbaya) Rp 3,1T," jelasnya, Selasa (21/10/2025), dikutip dari Tribun Medan.

Ia menjelaskan anggaran itu digunakan untuk pembayaran berbagai kegiatan.

Bobby pun menanggapi dengan santai terkait anggapan Purbaya bahwa dana Pemprov Sumut itu tengah mengendap di bank.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved