Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Irjen Asep Edi Suheri Kapolda Metro Jaya, Minta Maaf Usai Rantis Brimob Lindas Ojol

Kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), hingga tewas.

|
Editor: Sudirman
Kompas.com
PENGEMUDI OJOL DILINDAS - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri di RSCM, Kamis (28/8/2025). Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permintaan maaf atas insiden kendaraan taktis Brimob lindas ojol. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Profil Irjen Asep Edi Suheri Kapolda Metro Jaya.

Irjen Pol Asep Edi Suheri menjabat Kapolda Metro Jaya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

Ia menggantikan Irjen Karyoto yang dimutasi menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Serah terima jabatan Kapolda Metro Jaya pada 19 Agustus 2025.

Sembilan hari setelah menjabat Kapolda Metro Jaya, kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), hingga tewas di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Baca juga: Sosok Pria Driver Ojol Tewas Terlindas Mobil Taktis: Moh Umar Amirudin dan Affan Kurniawan

Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permintaan maaf atas insiden itu.

“Saya atas nama pimpinan Polda Metro dan juga atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam,” kata Asep dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Kamis malam.

Asep juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

Ia telah bertemu langsung dengan pihak keluarga Affan dan diterima dengan baik.

“Kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga dan almarhum,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen menegakkan hukum secara maksimal bersama Kadiv Propam Polri dan jajaran Brimob.

“Saat ini sedang diproses pemeriksaan, semoga segera cepat hasilnya, tinggal statusnya jelas. Sudah diamankan Brimob dan sedang diperiksa. Jadi statusnya sekarang terperiksa,” jelasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah menemui keluarga korban.

Dalam pertemuan itu, keluarga meminta adanya penegakan hukum yang tegas.

“Apapun bentuk pelanggarannya ya harus ada sanksi hukum yang tegas,” ujar Asep. Kompolnas pun menyatakan akan mengawal kasus ini secara transparan dari awal hingga akhir," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved