Jembatan Kembar Pasar Sentral Maros Segera Dibangun, 1.325 Meter Persegi Lahan Dibebaskan
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan pembebasan lahan melibatkan delapan pemilik dengan total 14 bidang tanah
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
"Pemkab Maros hanya memfasilitasi proses pembebasan lahannya," sebutnya.
Muetazim memperkirakan pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juli 2026.
Ia menjelaskan, pelebaran jembatan ini menjadi salah satu prioritas.
Sebab lokasi tersebut kerap menjadi titik kemacetan, karena kondisi jembatan yang sempit.
Ia menjelaskan nantinya jembatan dibangun akan dibuat sama dengan ukuran yang ada sebelumnya.
“Lebar jembatan sama seperti sebelumnya 9,4 meter dengan panjang 102 meter,” imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman telah menyalurkan bantuan keuangan kepada Pemda Maros sebesar Rp10 miliar.
“Dana ini untuk dua sektor. Pertama, pembebasan lahan oprit jembatan di sekitar Pasar Sentral Maros, sebesar Rp8 miliar,” ujarnya.
Ia menyebut, Pemkab Maros akan menangani proses appraisal lahan.
“Untuk pembangunan jembatan, ditangani oleh kementerian,” jelasnya.
| Daya Tampung Sekolah Negeri di Maros Overload, Penambahan Rombel Tak Memungkinkan |
|
|---|
| Pulang Haji, Hj Isjulfitri Pilih Gamis Sederhana Ketimbang Busana Glamor |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Meroket di Pasar Batangase, Bawah Merah Rp55 Perkilogram |
|
|---|
| Afif Faturrahman Minta Restu ke Chaidir Syam Ikut Seleksi Paskibraka di Istana Negara |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Kepala Bapenda Maros Gowes 20 Km dari Makassar ke Kantor demi Hemat BBM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260612-Rapat-pembebasan-lahan.jpg)