MTQ Sulsel 2026
Hari Terakhir Penyisihan, Persaingan Menuju Final MTQ Sulsel Kian Sengit
Koordinator Lomba MTQ XXXIV Sulsel, Wahyadi Syarifuddin, mengatakan hari ini merupakan hari terakhir penyisihan.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Langkah ini untuk menghindari potensi konflik kepentingan.
“Supaya tidak ada indikasi keberpihakan, misalnya karena berasal dari daerah yang sama dengan peserta,” jelasnya.
Meski demikian, tidak semua hakim dapat dirotasi.
Terutama pada cabang yang membutuhkan keahlian khusus seperti tafsir bahasa Arab dan bahasa Inggris.
"Total Dewan Hakim dalam MTQ kali ini mencapai 107 orang, termasuk panitera dan pengawas," sebutnya.
Selain itu, panitia juga menerapkan sistem baru untuk meningkatkan kualitas penilaian.
Dewan Hakim tidak lagi ditempatkan di depan peserta, melainkan di belakang mimbar.
Identitas peserta pun dirahasiakan selama proses penilaian berlangsung.
"Hakim hanya mengetahui nomor tampil tanpa nama maupun asal daerah," sebutnya.
Sistem ini diterapkan untuk memastikan penilaian berlangsung objektif.
Kebijakan serupa juga diterapkan pada cabang kaligrafi.
Area lomba dibatasi ketat dan peserta dilarang menggunakan ponsel.
Langkah ini untuk mencegah potensi kecurangan.
Wahyadi berharap sistem tersebut mampu menghasilkan peserta terbaik.
Peserta yang lolos nantinya diproyeksikan bersaing di tingkat nasional.
| Kafilah Gowa Masuk Lima Besar Ajang MTQ Sulsel |
|
|---|
| Sosok Bripda Ahriadi dan Ahmad Kabir, Polisi Qari dan Hafidz 30 Juz Utusan Bulukumba di MTQ Sulsel |
|
|---|
| Sosok Bripda Ahriadi, Polisi Sekaligus Qori Muda Asal Bulukumba Tampil di MTQ Sulsel 2026 |
|
|---|
| 31 Kafilah Makassar Lolos ke Final MTQ Sulsel: Soppeng, Toraja Utara, dan Tana Toraja Nihil |
|
|---|
| Daftar Nomor Urut Finalis dan Golongan Lomba MTQ Sulsel, Tafsir Bahasa Arab Putri Hanya 1 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Koordinator-Lomba-MTQ-XXXIV-Sulsel-Wahyadi-Syarifuddin.jpg)