Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MTQ Sulsel 2026

Hari Terakhir Penyisihan, Persaingan Menuju Final MTQ Sulsel Kian Sengit

Koordinator Lomba MTQ XXXIV Sulsel, Wahyadi Syarifuddin, mengatakan hari ini merupakan hari terakhir penyisihan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
MTQ SULSEL -Koordinator Lomba MTQ XXXIV Sulsel, Wahyadi Syarifuddin di media Center Kemenag Maros, Kamis (16/4/2026).Seluruh cabang lomba ditargetkan rampung pada tahap penyisihan, Kamis (16/4/2026) 

Langkah ini untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

“Supaya tidak ada indikasi keberpihakan, misalnya karena berasal dari daerah yang sama dengan peserta,” jelasnya.

Meski demikian, tidak semua hakim dapat dirotasi.

Terutama pada cabang yang membutuhkan keahlian khusus seperti tafsir bahasa Arab dan bahasa Inggris.

"Total Dewan Hakim dalam MTQ kali ini mencapai 107 orang, termasuk panitera dan pengawas," sebutnya.

Selain itu, panitia juga menerapkan sistem baru untuk meningkatkan kualitas penilaian.

Dewan Hakim tidak lagi ditempatkan di depan peserta, melainkan di belakang mimbar.

Identitas peserta pun dirahasiakan selama proses penilaian berlangsung.

"Hakim hanya mengetahui nomor tampil tanpa nama maupun asal daerah," sebutnya.

Sistem ini diterapkan untuk memastikan penilaian berlangsung objektif.

Kebijakan serupa juga diterapkan pada cabang kaligrafi.

Area lomba dibatasi ketat dan peserta dilarang menggunakan ponsel.

Langkah ini untuk mencegah potensi kecurangan.

Wahyadi berharap sistem tersebut mampu menghasilkan peserta terbaik.

Peserta yang lolos nantinya diproyeksikan bersaing di tingkat nasional.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved