Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

216 Pelajar di Maros Berebut 72 Posisi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Herwan, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 196 peserta dinyatakan lulus tahap administrasi

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
Pembukaan seleksi calon Paskibraka Maros dikumpulkan di Gedung Serbaguna, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros beberapa Maret lalu. Sebanyak 216 pelajar mendaftar sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maros tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • 216 pelajar SMA Maros bersaing jadi Paskibraka 2026
  • Kepala Kesbangpol Herwan, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 196 peserta dinyatakan lulus tahap administrasi

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Sebanyak 216 pelajar mendaftar sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maros tahun 2026.

Pendaftaran dilakukan melalui Sistem Aplikasi Transparansi Paskibraka Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dari total pendaftar tersebut, 94 diantaranya adalah laki-laki dan 122 perempuan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Maros, Herwan, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 196 peserta dinyatakan lulus tahap administrasi.

“Rinciannya 84 laki-laki dan 112 perempuan yang lolos administrasi,” kata Mantan Camat Moncongloe itu, Minggu (12/4/2026).

Selanjutnya, peserta yang berhasil melaju hingga tahapan seleksi akhir atau pantukhir saat ini berjumlah 117 orang.

“Yang terjaring sampai tahap pantukhir sebanyak 117 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 70 perempuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, seleksi Paskibraka tahun ini telah dimulai sejak Maret 2026 dengan berbagai tahapan yang harus dilalui peserta.

Tahapan seleksi tersebut meliputi tes berbasis CAT yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, tes parade, tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes samapta, hingga tes wawancara.

Ia menyebutkan, proses seleksi tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya karena seluruh penilaian dilakukan melalui sistem aplikasi BPIP.

“Panitia seleksi bahkan harus bekerja sampai malam hari karena setiap hasil penilaian harus langsung diinput ke dalam sistem setelah pelaksanaan tes,” katanya.

Saat ini, seleksi telah memasuki tahap akhir yakni pantukhir dan tinggal menunggu perangkingan nilai dari BPIP.

“Nantinya, peserta yang berada di peringkat 1 sampai 72 akan dinyatakan lulus,” ujarnya.

Dari total 72 orang yang akan diterima, masing-masing terdiri dari 36 laki-laki dan 36 perempuan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved