Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Avtur Naik

Dampak Kenaikan Tiket Belum Terlihat, 30 Ribu Penumpang Padati Bandara Sultan Hasanuddin Hari Ini

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur yang disebut mencapai hingga 72,5 persen.

|
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
TIKET PESAWAT- General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai saat ditemui di terminal keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa (7/4/2026). Harga tiket pesawat diperkirakan bakal mengalami lonjakan dalam waktu dekat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Harga tiket pesawat diperkirakan bakal mengalami lonjakan dalam waktu dekat.

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur yang disebut mencapai hingga 72,5 persen.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan hingga saat ini dampak kenaikan harga tiket belum terlihat signifikan terhadap pergerakan penumpang.

“Belum terlihat dampaknya, karena sampai kemarin dan hari ini kami prediksi pergerakan penumpang di kisaran 30 ribu,” katanya saat ditemui di terminal keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, tingginya jumlah penumpang saat ini kemungkinan merupakan dampak dari pembelian tiket yang telah dilakukan jauh hari sebelum isu kenaikan harga mencuat.

“Kami melihat ini adalah pembelian tiket yang sudah jauh sebelumnya untuk pemberangkatan hari ini,” jelasnya.

Meski demikian, pihak bandara akan terus memantau perkembangan dalam beberapa waktu ke depan untuk melihat dampak riil terhadap jumlah penumpang.

“Nanti kita akan lihat kembali, kemungkinan minggu depan, bagaimana dampaknya terhadap kenaikan tiket,” tambahnya.

Minggus juga memastikan, hingga saat ini belum ada pembatalan penerbangan maupun pengurangan rute akibat kenaikan harga avtur.

“Saat ini belum ada pembatalan penerbangan, pengurangan rute atau cancel flight, semua masih berjalan normal,” tutupnya.

Salah satu penumpang, Saniem, mengaku sudah merasakan adanya perbedaan harga tiket dalam beberapa hari terakhir.

Ia membeli tiket rute Kupang–Makassar seharga Rp1,6 juta, atau selisih sekitar Rp100 ribu dibandingkan harga sebelumnya.

“Beda Rp100 ribu kemarin sama tiket dari Kupang ke Makassar,” katanya.

Saniem berharap harga tiket tidak mengalami kenaikan, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak stabil.

“Kalau bisa harga tiket jangan dikasih naiklah, karena kita masyarakat kecil. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang merosot. Kalau bisa harga tiket tetap seimbang atau turun agar warga tidak susah bepergian, apalagi kalau yang berangkat banyak,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved