Usai Lebaran, Warga Maros Ramai-ramai Urus KTP
Suasana di dalam gedung pelayanan tersebut belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan jumlah pengunjung.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Mal Pelayanan Publik (MPP) Maros di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tampak lengang pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran Idulfitri 2026.
Suasana di dalam gedung pelayanan tersebut belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan jumlah pengunjung.
Sejumlah warga terlihat datang dengan membawa map berisi berkas penting untuk diurus.
Mereka tampak menunggu di depan pintu masuk MPP sebelum menuju ke loket layanan masing-masing.
Sebagian warga lainnya terlihat duduk di ruang tunggu sambil menanti giliran.
Kondisi ini berbeda dengan perkiraan yang biasanya terjadi setelah libur panjang.
Di area layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah antrean juga terpantau minim.
Hanya tiga warga yang terlihat menunggu di depan booth pelayanan untuk melakukan perekaman KTP.
Salah satu warga asal Bantimurung, Riyan, mengaku datang untuk mengurus KTP miliknya yang hilang.
Ia menyebut telah berada di lokasi sejak pagi hari.
Namun, ia harus menunggu karena sempat bertepatan dengan jam istirahat petugas.
“Saya datang dari pagi, tapi tadi bertepatan jam istirahat, jadi harus menunggu dulu,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai kondisi pelayanan tidak terlalu ramai sehingga prosesnya diharapkan bisa lebih cepat.
Warga lainnya, Naharia, juga memanfaatkan hari pertama kerja untuk mengurus administrasi kependudukan.
Ia datang untuk mengurus surat perpindahan domisili.
Naharia mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
“Saya pikir hari pertama pasti ramai, tapi ternyata masih sepi, jadi cukup cepat juga prosesnya. Petugasnya juga membantu menjelaskan berkas yang perlu dilengkapi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Maros, Noeralim, mengatakan mayoritas layanan yang diakses warga hari ini berkaitan dengan KTP.
Ia menyebut, baik perekaman maupun penggantian KTP menjadi layanan yang paling banyak diminta.
“Rata-rata yang datang mengurus KTP, baik perekaman maupun penggantian karena hilang,” jelasnya.
Ia memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, stok yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.
Selain itu, pihaknya juga sempat membuka layanan selama masa cuti Lebaran untuk kebutuhan mendesak.
“Kemarin kami tetap membuka layanan bagi yang sifatnya darurat, namun tidak ada warga yang datang,” ungkapnya.
Ia menduga masyarakat belum mengetahui adanya layanan tersebut.
“Mungkin masyarakat mengira tidak ada pelayanan, sehingga baru datang hari ini,” tambahnya.
Noeralim menjelaskan, selama libur Lebaran pelayanan tetap berjalan dengan sistem sif atau bergantian.
Pegawai dijadwalkan masuk secara bergilir untuk memastikan pelayanan tetap tersedia.
“Jadi ada beberapa pegawai yang masuk secara bergantian, tapi memang tidak ada masyarakat yang datang,” tutupnya.
| RT/RW di Makassar Turun Bersama Bersihkan Sampah Pasca Lebaran |
|
|---|
| Damkar Maros Terima Laporan Tak Biasa, Evakuasi Cincin di Jari Jenazah |
|
|---|
| Chaerul Syahab Kantongi 32 Dukungan Cabor, Siap Gantikan Marjan Massere Ketua KONI Maros |
|
|---|
| Dua Anak Tenggelam di Sungai Bossolo Maros, Satu Meninggal Dunia |
|
|---|
| Libur Iduladha, Bantimurung Maros Dipadati Wisatawan, Pengunjung Diprediksi Tembus 5.000 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-MPP-Maros-hari-pertama-setelah-libur-lebaran.jpg)