Sulsel Kandidat Kuat Pusat Pengolahan Rumput Laut Indonesia
Tujuannya meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi nasional
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulawesi Selatan (Sulsel) kandidat kuat jadi pusat pengolahan rumput laut Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto memiliki 28 komoditas prioritas nasional.
Komoditas ini jadi target hilirasasi dengan mengolah bahan mentah menjadi sebuah produk.
Tujuannya meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi nasional.
"Ada 28 komoditas prioritas Prabowo yang untuk hilirisasi produk ekspor. 6-7 diantaranya ada disini, seperti tuna tongkol cakalang, rumput laut, rajungan, udang, semua prioritas hilirisasi.Selama ini kan ekspor raw material," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPM-PTSP) Sulsel Asrul Sani dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).
Dari deretan komoditas tersebut, rumput laut jadi primadona tersendiri.
Pemerintah pusat sedang melirik pembangunan pusat pengolahan rumput laut nasional.
Sulsel pun jadi kandidat kuat pusat pengolahan komoditas rumput laut.
Asrul Sani menyebut Kementerian Investasi sudah melakukan survey di Sulsel.
"Beberapa bulan lalu, Kementerian Investasi sudah survey disini semoga jadi sentra pengolahan rumput laut disini," kata Asrul Sani.
"Data produksi kita 3,5 sampai 4 juta ton terbesar di Indonesia di Sulsel," sambungnya.
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi rumput laut tahun 2025 sekitar 9.853.606 ton
Kontribusi Sulsel tertinggi dengan 4.018.691 ton.
Jauh mengungguli Nusa Tenggara Timur di urutan kedua dengan 1.467.663 ton.
Dari 4 juta ton produksi rumput laut Sulsel 2024, Kabupaten Luwu tertinggi dengan kontribusi 636.144 ton.
| 625 Calon Jemaah Haji Maros Tahun 2026, Terbang Perdana 1 Mei |
|
|---|
| Waspada 'Godzilla' El Nino, 8 Kecamatan di Maros Sulsel Berpotensi Dilanda Kekeringan |
|
|---|
| Tak Ada Kebijakan WFA ASN Pemkab Wajo, Kepala BKPSDM: Tunggu Instruksi Pusat |
|
|---|
| Korban Pertama Mahasiswa Terseret Arus Sungai Kalimborang Ditemukan |
|
|---|
| Korban Kedua Terseret Arus Sungai Kalimborang Maros Ditemukan 15 Kilometer dari Titik Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/RUMPUT-LAUT-Menteri-Perdagangan-Budi-Santoso-saat.jpg)