Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Maros

8 Kecamatan di Maros Terendam Banjir

Banjir kembali merendam delapan kecamatan di Maros, Sulsel. Ketinggian air mencapai satu meter dan menutup akses jalan

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
BANJIR MAROS - Banjir merendam Dusun Kampala, Desa Bontomatene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026), usai hujan berintensitas tinggi. Ketinggian air berkisar 30 sentimeter hingga satu meter dan menutup akses jalan warga. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir merendam delapan kecamatan di Kabupaten Maros, Sulsel, Minggu (22/2/2026). Ketinggian air berkisar 30 sentimeter hingga satu meter. 
  • Sejumlah akses jalan tertutup dan warga menggunakan perahu untuk beraktivitas. 
  • Banjir juga merusak tanaman padi dan tambak ikan akibat luapan Sungai Maros
  • Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan data sementara pemerintah daerah, sedikitnya delapan kecamatan terdampak genangan air.

Ketinggian air berkisar 30 sentimeter hingga satu meter.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyebut wilayah terdampak meliputi Kecamatan:

Tompobulu

Turikale

Maros Baru

Bantimurung

Marusu

Lau

Simbang

Moncongloe

“Untuk data sementara yang kami terima, ada beberapa kecamatan terdampak seperti Tompobulu, Turikale, Maros Baru, Bantimurung, dan Marusu,” katanya.

Di Kecamatan Tompobulu, banjir terjadi di Desa Bontomanai dan Desa Tompobulu, tepatnya di Dusun Tombolo dan Dusun Pattiro Baji.

Di Kecamatan Turikale, genangan merendam kawasan sepanjang aliran sungai, meliputi Pasandang, Bambu Runcing, hingga Pallantikang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved