Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BERITA FOTO

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur

kelompok peternak mampu memproduksi ratusan butir telur setiap minggu secara konsisten

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur - PEMBERIAN-PAKAN.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PEMBERIAN PAKAN - Pendamping CSR PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama pembudidaya dari Kelompok Laleng Kassi'e memberi pakan bebek di Agrokompleks Hasanuddin Budidaya Bebek Petelur, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025). Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui program TJSL mendukung pengembangan budidaya bebek petelur sejak 2023, sebagai upaya memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur - Pakan-Bebek-sisa-MBG.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PEMBERIAN PAKAN - Peternak dari Kelompok Laleng Kassie memberi pakan bebek hasil pemanfaatan limbah makanan dari Program Makan Bergizi Gratis yang diangkut ke peternakan di Agrokompleks Hasanuddin Budidaya Bebek Petelur, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025). Inovasi ini menjadi bagian dari ekonomi sirkular, di mana limbah dapur dimanfaatkan sebagai pakan bebek, sehingga menekan biaya produksi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur - Panen-Telur-Bebek.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PANEN TELUR - Pendamping CSR PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama peternak dari Kelompok Laleng Kassie membawa telur bebek yang telah dipanen di Agrokompleks Hasanuddin Budidaya Bebek Petelur, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025). Ratusan butir telur diproduksi setiap minggu, bahkan telah dikembangkan menjadi telur asin berkualitas yang menambah nilai jual dan pendapatan warga
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur - PRODUKSI-TELUR-ASIN-ae.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PRODUKSI TELUR ASIN - Pendamping CSR PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama pembudidaya dari Kelompok Laleng Kassi'e membersihkan telur sebelum diproses menjadi telur asin di Agrokompleks Hasanuddin Budidaya Bebek Petelur, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025). Proses pembersihan dilakukan secara teliti agar kualitas telur tetap terjaga sebelum masuk tahap pengolahan.
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekonomi Warga Maros Lewat Budidaya Bebek Petelur - Hasil-Produksi-telur-asin.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
HASIL PRODUKSI - Pendamping CSR PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama pembudidaya dari Kelompok Laleng Kassi'e memperlihatkan produksi telur asin di Agrokompleks Hasanuddin Budidaya Bebek Petelur, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025). Produk telur asin menjadi inovasi olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi, sekaligus membuka peluang usaha mikro baru di Desa Baji Mangngai.

TRIBUN-TIMUR.COM - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Salah satu program unggulan yang digagas sejak 2023 adalah pengembangan budidaya bebek petelur di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, dengan menggandeng Kelompok Peternak Laleng Kassie.

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga tidak hanya memberikan pelatihan teknis dan penyediaan sarana beternak, seperti kandang, bibit bebek unggul, dan pakan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam pengelolaan usaha serta pemasaran produk.

Hasilnya, kelompok peternak mampu memproduksi ratusan butir telur setiap minggu secara konsisten, bahkan berhasil melakukan diversifikasi produk dengan mengolah telur menjadi telur asin berkualitas tinggi.

Produk olahan tersebut memiliki nilai jual lebih tinggi dan daya simpan lebih lama, sehingga berkontribusi langsung pada peningkatan pendapatan keluarga.

Salah satu inovasi penting dalam program ini adalah pemanfaatan Oil Degradation Bacteria (ODB) yang berasal dari limbah oil catcher di Aviation Fuel Terminal Hasanuddin. ODB dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi usaha melalui penurunan Feed Conversion Ratio (FCR).

Selain itu, Pertamina Patra Niaga bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga menginisiasi kerja sama pemanfaatan limbah makanan dari Program Makan Bergizi Gratis.

Limbah organik dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandai Bontoa 1, Mandai Bontoa 2, dan Biringkanaya Bakung 1, yang jumlahnya mencapai 100–150 kilogram setiap hari, diolah menjadi pakan ternak oleh Kelompok Laleng Kassie dengan dukungan BUMDes Baji Mangngai.

Tak hanya itu, sebagian limbah makanan juga diolah menjadi budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) yang kaya protein alami. Maggot kemudian digunakan sebagai pakan tambahan untuk mendukung pertumbuhan bebek, sekaligus mengurangi biaya operasional.

Inovasi ini menjadi bagian dari strategi ekonomi sirkular yang ramah lingkungan, mengurangi jejak limbah, dan membuka peluang usaha baru di tingkat desa.

“Selain menambah pengetahuan beternak, hasil dari penjualan telur dan telur asin sangat membantu ekonomi keluarga kami. Program ini memberikan harapan baru agar kami bisa lebih mandiri,” ungkap Maryamah, Ketua Kelompok Peternak Laleng Kassie, beberapa hari lalu.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan mampu menjawab tantangan keterbatasan akses pendapatan dan pangan bergizi.

Pertamina Patra Niaga berharap program serupa dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia, sehingga mampu mendukung kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mewujudkan praktik pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved