Perumda Parkir Makassar Raya Incar Pengelolaan Parkir Ramayana
Kawasan tersebut seharusnya sudah menjadi aset yang dapat dimanfaatkan pemerintah setelah melewati masa pengelolaan tertentu.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perumda Parkir Makassar Raya mulai membidik sejumlah kantong parkir potensial di Kota Makassar.
Hal itu dilakukan untuk mendongkrak pendapatan perusahaan hingga akhir tahun 2026.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Ramayana di Jl Ap Pettarani.
Kawasan pusat perbelanjaan itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikelola secara resmi.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, diwawancara di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (16/6/2026).
Ara-sapaannya menjelaskan, pengelolaan parkir di kawasan Ramayana belum dapat dilakukan karena masih terdapat persoalan terkait penyerahan prasarana dan sarana utilitas umum (PSU) kepada Pemerintah Kota Makassar.
Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya sudah menjadi aset yang dapat dimanfaatkan pemerintah setelah melewati masa pengelolaan tertentu.
Baca juga: Baru Rp8 M, Perumda Parkir Makassar Cari Strategi Kejar Target Pendapatan Rp23 M
Namun hingga kini proses penyerahan belum tuntas sehingga menghambat masuknya Perumda Parkir untuk melakukan pengelolaan.
"Ramayana ini fasumnya belum diserahkan. Itu yang menjadi persoalan sampai sekarang," beber Ara.
Jika persoalan tersebut dapat diselesaikan, Perumda Parkir melihat peluang besar untuk menambah sumber pendapatan baru.
Lokasi tersebut dinilai memiliki aktivitas kendaraan yang tinggi dan berpotensi menjadi salah satu penyumbang pendapatan signifikan bagi perusahaan daerah tersebut.
Selain Ramayana, Perumda Parkir juga mulai memetakan sejumlah titik parkir lain yang dinilai belum tergarap secara maksimal.
Beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain Karebosi, Kanrerong, hingga kawasan Anjungan Pantai Losari..
Perusahaan daerah itu juga berencana melakukan penataan terhadap kantong-kantong parkir yang selama ini belum dikelola secara optimal.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keteraturan parkir sekaligus menambah pemasukan daerah.
"Kami sudah sampaikan ada kantong-kantong parkir yang masih kosong dan bisa dikelola lebih baik," ujarnya.
Upaya perluasan pengelolaan parkir tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengejar target pendapatan yang cukup tinggi pada tahun ini.
Direktur Keuangan PD Parkir Makassar Raya Syafri Hafid memaparkan, hingga akhir Mei 2026, realisasi pendapatan Perumda Parkir tercatat mencapai sekitar Rp8 miliar.
Angka tersebut masih berada di bawah setengah dari target tahunan yang telah ditetapkan.
Karena itu, perusahaan terus mencari potensi-potensi baru yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan.
"Pendapatan kami sampai bulan Mei sekitar Rp8 miliar, sementara target tahun ini Rp23 miliar," ungkapnya.
Selain target pendapatan, Perumda Parkir Makassar Raya juga menargetkan setoran dividen sebesar Rp2 miliar kepada Pemerintah Kota Makassar pada tahun 2026. (*)
| Update Bursa Transfer PSM Makassar: 3 Pemain Dilepas Termasuk Reza Arya Pratama |
|
|---|
| SMP Negeri 3 Makassar Dibanjiri Pendaftar |
|
|---|
| Titik Koordinat Salah hingga Akun Belum Dibuat, Ratusan Warga Datangi Disdik Makassar Urus SPMB |
|
|---|
| Reza Arya Pratama Pamit Setelah 10 Tahun Berseragam PSM Makassar, 'Ini Keputusan Sangat Berat' |
|
|---|
| Cleaning Service Asal Makassar Terancam 20 Tahun Penjara Atas Pembunuhan Istrinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260616-Adi-Rasyid-Ali.jpg)