Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pildun 2026

Efek Piala Dunia 2026, Penjualan TV dan Parabola di Sidrap Melonjak

Banyak pelanggan memilih mengganti televisi lama mereka dengan perangkat yang lebih modern.

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PILDUN 2026 - Najma, pemilik Toko Elektronik Starmon, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap kecipratan rejeki lewat peningkatan penjualan televisi dan parabola jelang Piala Dunia, Senin (8/6/2026). Meningkatnya penjualan televisi dan parabola menjelang Piala Dunia menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi hiburan yang mampu menyatukan berbagai kalangan.  

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia 2026 tidak hanya terlihat dari ramainya penjualan atribut sepak bola.

Penjualan televisi dan parabola di Kabupaten Sidrap juga mengalami peningkatan.

Sejumlah toko elektronik mulai merasakan lonjakan permintaan dari warga yang ingin menikmati pertandingan dengan kualitas tayangan yang lebih baik.

Banyak pelanggan memilih mengganti televisi lama mereka dengan perangkat yang lebih modern.

Tujuannya agar pengalaman menonton bersama keluarga menjadi lebih nyaman.

Salah satu toko yang merasakan dampaknya adalah Toko Elektronik Starmon di Jalan Andi Makkasau, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Pemilik Toko Starmon, Najma, mengatakan penjualan televisi meningkat signifikan menjelang kick-off Piala Dunia 2026 yang akan dimulai Jumat mendatang.

"Alhamdulillah, menjelang Piala Dunia penjualan televisi meningkat cukup signifikan. Banyak masyarakat yang ingin mengganti televisi lama mereka dengan yang kualitas gambarnya lebih baik," ujarnya, Senin (8/6/2026).

Menurut Najma, Smart TV ukuran 32 inci menjadi produk yang paling banyak diminati.

Selain harganya terjangkau, ukuran tersebut dinilai cocok untuk sebagian besar ruang keluarga.

Smart TV 32 inci dijual dengan harga sekitar Rp3,2 juta per unit.

Tak hanya televisi, permintaan parabola juga mengalami peningkatan.

Sebagian warga memilih memasang parabola untuk mendapatkan akses siaran yang lebih luas selama turnamen berlangsung.

Paket parabola dijual sekitar Rp900 ribu.

Sementara biaya pemasangan dikenakan Rp50 ribu.

Najma menilai peningkatan penjualan dipicu tingginya antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu memastikan akses siaran yang akan digunakan untuk menyaksikan pertandingan.

Sejumlah laga akan disiarkan melalui televisi berlangganan maupun layanan streaming resmi yang memiliki hak siar.

Penonton dapat memilih paket berlangganan sesuai kebutuhan untuk menikmati seluruh pertandingan secara legal dan berkualitas.

Proses pendaftarannya relatif mudah.

Cukup membuat akun, memilih paket yang diinginkan, lalu melakukan pembayaran melalui transfer bank, dompet digital, atau metode lainnya.

Meningkatnya penjualan televisi dan parabola menjelang Piala Dunia menunjukkan sepak bola masih menjadi hiburan yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Bagi pelaku usaha elektronik di Sidrap, euforia empat tahunan ini juga membawa berkah melalui peningkatan penjualan yang cukup signifikan.

Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved