Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRI

Rumah BUMN Makassar Wadah Kreativitas dan Entrepreneurship Mahasiswa Lewat Program Magang

Rumah BUMN Makassar memiliki 10 Divisi yang bekerja secara sinergi dalam pendampingan pengembangan UMKM.

Tayang:
Penulis: Alfian | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Alfian
RUMAH BUMN - Fitrisky Nur Maharani (kanan) salah satu mahasiswa magang bersama rekan-rekannya di Rumah BUMN Makassar, Jl Dr Ratulangi, Rabu (6/5/2026). Rumah BUMN Makassar membuka program magang bagi mahasiswa selama 3 bulan dan akan dibekali berbagai pengalaman wirausaha. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masih pukul 10.00 Wita, tapi bunyi ketikan keyboard laptop dan komputer sudah terdengar saling betautan.

Bunyi-bunyi ketikan ini berasal dari tiga meja panjang yang terletak di depan etalase produk UMKM.

Para pemilik laptop rata-rata anak muda Gen Z sedang berjibaku dengan berbagai pekerjaannya.

Ada yang sedang mengerjakan design grafis hingga olah data di excel.

Kesibukan pagi itu terjadi di Rumah BUMN Makassar yang berlamat di Jl Dr Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/5/2026).

Dari belasan anak muda yang sedang sibuk dengan pekerjaan di Rumah BUMN Makassar ini, salah satunya bernama Fitrisky Nur Maharani (19).

Fitri sapaannya, merupakan mahasiswi Program Studi Kewirausaahan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kehadiran mahasiswi semester V FEB UNM ini di Rumah BUMN Makassar bukan dalam rangka sebagai pegawai.

Fitri adalah salah satu peserta magang Berdampak yang merupakan program tahunan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) yang diperuntukan bagi mahasiswa.

Rumah BUMN Makassar yang berada di bawah koordinasi langsung Bank Rakyat Indonesia (BRI) diketahui juga memiliki program penerimaan magang mahasiswa.

Baca juga: Perempuan Berdaya, Tetangga Sejahtera Berkat BRIncubator

20260526 Mahasiswa Magang di Rumah BUMN Makassar
RUMAH BUMN - Fitrisky Nur Maharani salah satu mahasiswa magang di Rumah BUMN Makassar, Jl Dr Ratulangi, memperlihatkan sejumlah produk UMKM, Rabu (6/5/2026). Rumah BUMN Makassar membuka program magang bagi mahasiswa selama 3 bulan dan akan dibekali berbagai pengalaman wirausaha.

Alhasil lewat kesempatan itulah, Fitri menjadikan Rumah BUMN Makassar sebagai pilihan lokasi magang Berdampak Kemendikti Saintek.

"Prodiku kak Kewirausahaan baru sebelumnya, ada seniorku juga sudah magang di sini. Makanya saya daftar untuk di Rumah BUMN Makassar," ucapnya saat ditemui.

Rumah BUMN memang dikenal sebagai wadah atau inkubator bagi para pelaku UMKM.

Tapi bukan hal yang mudah bagi Fitri untuk bisa langsung diterima magang di Rumah BUMN Makassar.

"Tesnya itu beberapa kali dan terakhir ada wawancara. Alhamdulillah saya bisa diterima," ungkapnya.

Bagi Fitri, magang di Rumah BUMN Makassar merupakan kesempatan yang berharga.

Sebab ada banyak aktivitas yang menunjang keilmuannya selama saat di perkuliahan.

Jika di kampus ia banyak mendapat ilmu mengenai teori kewirausahaan, di Rumah BUMN Makassar adalah pengaplikasian.

"Kami di sini berkesempatan ketemu pelaku UMKM, ada yang datang untuk daftar sebagai mitra Rumah BUMN dan lainnya. Di situ saya bersyukur bisa banyak mendengarkan mereka," papar Fitri.

Selain itu, ia juga mendapat banyak ilmu dari para mentor yang merupakan pegawai Rumah BUMN Makassar.

Mulai dari manajemen kerja, design produk UMKM hingga dilibatkan dalam berbagai program termasuk pameran.

Di pagi itu, Riswandi (33) salah satu pelaku UMKM di Makassar hadir di Rumah BUMN.

Kehadirannya disambut Fitri dan kawan-kawan.

"Saya mau tanya-tanya di sini karena dapat info banyak pelatihan. Kebetulan saya juga belum terdaftar sebagai mitra," ucap pria yang sedang mengembangkan usaha makanan olahan laut ini.

Menurut Riswandi, para pegawai hingga mahasiswa magang di Rumah BUMN Makassar sangat terbuka.

"Yah mereka mau membantu kami, biar kami banyak pertanyaan pasti mereka ladeni. Tadi saja itu enak sekali diskusinya. Saya senang sekali dan semoga bisa cepat jadi mitra," harapnya.

Status Boleh Magang, Kerja Tetap Profesional

Rumah BUMN Makassar memiliki 10 Divisi yang bekerja secara sinergi dalam pendampingan pengembangan UMKM.

Meski divisi yang ada cukup banyak tapi untuk program magang mahasiswa, Rumah BUMN Makassar cukup selektif.

"Tidak banyak kami terima, hanya mahasiswa yang betul-betul mau belajar dan terjun di kewirausahaan utamanya untuk UMKM yah. Makanya memang seleksinya cukup ketat," ucap Ayu Anisela selaku Leader Project Rumah BUMN Makassar.

Berdasarkan paparan Ayu Anisela, 10 divisi Rumah BUMN itu terdiri dari Front Office, Small Medium Enterprise (SME), Database Administration (DBA), Legal and Partnership, Program and Partnership dan Event Specialist.

"Kemudian empat divisi lainnya itu divisi media," kata Ayu.

lihat fotoInfografis Rumah BUMN Makassar
Infografis Rumah BUMN Makassar

Kelima divisi tersebut yakni Social Media Strategic, Content Producer, Creative Design dan Digital Marketing.

Seluruh mahasiswa magang di Rumah BUMN Makassar pun di tempatkan di masing-masing divisi yang ada sesuai dengan kemampuan dan minatnua.

Saat ini program magang di Rumah BUMN Makassar sudah memasuki Batch 17.

Setiap Batch-nya para mahasiswa berkesempatan magang per tiga bulan.

"Biasanya di bulan kedua itu kami akan selenggarakan bazar atau pameran UMKM, mereka-mereka lah (Mahasiswa Magang) yang akan jadi panitinya, yah EO-nya lah sekalian jadi penilaian tereakhir mereka di program magang ini," jelas Ayu Anisela.

Rumah BUMN dan BRIncubator

Rumah BUMN Makassar yang saat ini di bawah koordinasi BRI hadir sejak tahun 2017 sebagai wadah dan inkubator bagi pengembangan UMKM.

Selama sembilan tahun hadir, Rumah BUMN Makassar sudah mendampingi lebih dari 6.000 UMKM yang ada di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat ini Rumah BUMN Makassar berfokus pada pelatihan komprehensif dan digitalisasi.

Salah satu program unggulan dari Rumah BUMN Makassar yakni BRIincubator.

Program tahunan yang bergulir sejak 2023 ini menjaring 200 pelaku usaha terpilih dari sektor Fashion, F&B, dan Home Decor.

Ayu Anisela, menyebut tujuan BRInkubator fokus pada peningkatan kapastitas UMKM yang terbilang sebagai pemula.

Menurutnya, UMKM di Makassar ini sebenarnya sangat banyak dan potensial.

Hanya saja, terkadang karena tak mendapat pendampingan akhirnya layu sebelum berkembang.

"BRIncubator ini akan ada levelnya dan dilombakan juga, mulai di tingkat lokal sampai di nasional. Jadi UMKM yang baru merintis itu betul-betul kita fasilitasi agar bisa naik kelas," ucap Ayu Anisela.(*)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved