Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRI

KUR BRI dan Semangat Hermiah Hidupi Keluarga dari Usaha Jagung Rebus

Aroma jagung rebus mengepul dari tungku sederhana milik pedagang Hermiah mengundang selera.

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
KUR BRI- Kreditur KUR BRI Hermiah memperlihatkan dagangan jagung rebusnya, Sabtu (28/5/2026). Ia merasa terbantu dengan KUR BRI.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aroma jagung rebus mengepul dari tungku sederhana milik para pedagang. 

Asap tipis membumbung ke udara, bercampur teriknya cuaca di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu, (23/5/2026). 

Di sepanjang jalan itu, deretan lapak kayu berdiri. 

Para pengendara yang melintas kerap memperlambat kendaraan mereka hanya untuk singgah membeli jagung hangat sebelum melanjutkan perjalanan.

Di antara para pedagang itu, Hermiah (49) berdiri sambil sesekali membolak balik jagung yang sedang direbus.

Wajahnya terlihat tenang. Senyumnya tak pernah lepas saat melayani pembeli yang datang silih berganti.

Baca juga: Pedas Rasanya Manis Untungnya, Cerita Sukses UMKM Lombok Kuning Simpati Berkat BRI

Bagi Hermiah, lapak kecil itu bukan sekadar tempat berdagang. Dari tempat itulah dirinya membesarkan keluarga selama puluhan tahun.

"Saya jualan di sini dari tahun 1998. Hitung maki itu sudah puluhan tahun. alhamdulillah sejak anak pertama sy lahir hingga anak sy menikah dan punya cucu, semua dari hasil jual jagung," ucap perempuan 46 tahun itu sambil tertawa kecil.

Puluhan tahun lalu, suasana di kawasan tersebut belum seramai sekarang. 

Jalan Poros Malino memang telah lama menjadi jalur utama menuju destinasi wisata di Kabupaten Gowa

Namun kala itu belum banyak warga yang menggantungkan hidup dari jualan jagung rebus.

Hermiah masih mengingat betul bagaimana dirinya harus bertahn dengan pembeli yang tidak menentu.

Kadang dalam sehari hanya beberapa orang yang singgah. 

Tetapi ia tetap bertahan sebab dirinya percaya usaha kecil itu bisa membawa rezeki bagi keluarga.

Kini keadaan berubah. Deretan penjual jagung rebus makin ramai memenuhi sisi jalan. Wisata Malino yang semakin populer membuat kawasan tersebut hidup hampir setiap hari. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved