Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tripika Mamajang Sasar 13 Kelurahan Sosialisasikan Pilah Sampah

Camat Mamajang M Rizal mengatakan, kegiatan tersebut direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Makmur
SAPA RT/RW - Camat Mamajang M Rizal difoto di Kantor Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Februari 2026. Pemerintah Kecamatan Mamajang menggandeng Polsek dan Koramil Mamajang bakal mengunjungi 13 kelurahan dalam kegiatan bertajuk Tripika Menyapa. 
Ringkasan Berita:
  • ‎Camat Mamajang M Rizal mengatakan, kegiatan Tripika Menyapa direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat
  • ‎Menurut Rizal, “Tripika Menyapa” akan menjadi sarana sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait pola penanganan sampah di tingkat rumah tangga

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Mamajang bakal menggelar kegiatan bertajuk “Tripika Menyapa” dengan menyasar seluruh kelurahan.

‎Kegiatan itu melibatkan tiga pilar atau Tripika Kecamatan Mamajang, yakni camat, kapolsek, dan danramil untuk menyapa RT/RW sekaligus menyosialisasikan persoalan kebersihan lingkungan hingga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

‎Diketahui, terdapat 13 kelurahan di Kecamatan Mamajang dengan total 279 RT dan 56 RW.

‎Camat Mamajang M Rizal mengatakan, kegiatan tersebut direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat.

‎Menurut Rizal, “Tripika Menyapa” akan menjadi sarana sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait pola penanganan sampah di tingkat rumah tangga.

‎Dalam kegiatan itu, pihak kecamatan turut melibatkan penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk pendamping TPS3R.

‎“Tripika Menyapa ini sekaligus membahas persoalan Kamtibmas dan sosialisasi pemilahan sampah bersama perwakilan DLH,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (12/5/2026).

‎Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih berfokus pada pengelolaan sampah dan pembentukan Bank Sampah Unit di wilayahnya.

‎Program tersebut menjadi perhatian utama sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan sampah berbasis pemilahan dari rumah tangga.

‎“Untuk sementara kami fokus di pengelolaan sampah, pembentukan Bank Sampah Unit, dan sebagainya,” katanya.

‎Meski demikian, pembentukan Bank Sampah Unit di Kecamatan Mamajang masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan lahan.

‎Rizal menyebut beberapa lokasi yang sebelumnya disiapkan untuk bank sampah akhirnya tidak bisa digunakan karena pemilik lahan berubah pikiran setelah area tersebut mulai dibenahi.

‎“Memang di Mamajang ini persoalan lahan susah. Ada yang awalnya mengizinkan, tapi setelah mulai dibangun dan diperbaiki, akhirnya tidak diizinkan lagi,” ujarnya.

‎Di tengah keterbatasan tersebut, sejumlah wilayah mulai menjalankan program bank sampah.

‎Salah satunya di Kelurahan Bontolebang yang telah membentuk bank sampah di wilayah RW 003.

‎“Kami masih terus mendorong pembentukan bank sampah di semua kelurahan,” ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved