Melinda Aksa: Pendidikan Pra Sekolah Penting untuk Bentuk Karakter Anak
Dalam sambutannya, Melinda menyampaikan, pendidikan pra sekolah memiliki peran penting dalam membentuk
Penulis: Siti Aminah | Editor: Imam Wahyudi
Ia turut membagikan pengalaman penerapan metode pembelajaran berbasis sentra yang diterapkan di lingkungan pendidikan Bosowa.
Metode tersebut mencakup sentra balok, seni, alam, hingga agama yang dirancang untuk merangsang rasa ingin tahu anak melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.
“Anak-anak belajar melalui pengalaman yang membuat mereka nyaman dan senang. Itu yang perlu dibangun sejak awal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman mengatakan arah kebijakan transisi PAUD ke SD saat ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026.
Regulasi tersebut menitikberatkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Menurut Achi, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting dalam membangun pengalaman awal belajar yang positif bagi peserta didik baru.
Ia menambahkan, keberhasilan transisi pendidikan membutuhkan sinergi antara siswa, guru, dan orang tua.
“Terdapat tiga capaian utama yang ingin dibangun, yakni kesiapan sosial, emosional, dan karakter anak,” jelasnya.
Achi juga menyebut sekolah diharapkan mulai melakukan asesmen awal terhadap peserta didik baru untuk memetakan kebutuhan dan potensi masing-masing anak.
Pada sesi pemaparan materi, narasumber H. Kasman Mappa menjelaskan bahwa proses transisi PAUD ke SD sangat memengaruhi keberhasilan belajar anak.
Menurutnya, proses tersebut juga berdampak terhadap kesejahteraan, keterlibatan, dan sikap positif anak terhadap pendidikan sejak usia dini.
Hakikat transisi PAUD ke SD bukan sekadar perpindahan jenjang pendidikan, tetapi juga proses penyesuaian diri terhadap lingkungan dan budaya belajar baru.
Karena itu, proses transisi perlu dipersiapkan secara matang agar anak tidak mengalami tekanan saat memasuki pendidikan dasar.
Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Kota Makassar, Yasmain Gasba memaparkan implementasi program Wajib Belajar Satu Tahun Pra Sekolah.
Program tersebut dijalankan melalui tiga pilar strategi, yakni penguatan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas termasuk di wilayah terpencil, serta penguatan aspek kesejahteraan.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Titin Florentina, para Bunda PAUD kecamatan se-Kota Makassar, kepala sekolah SD, guru kelas satu SD, serta orang tua murid.(*)
| SMP Negeri 7 Makassar Jadi Lokasi Perdana Program Edukasi Sampah PKK |
|
|---|
| Asyik! Kafilah Makassar Diguyur Bonus, Appi Bidik Juara Umum MTQ Sulsel 2028 |
|
|---|
| Bunda PAUD Makassar Rilis Buku Jelajah Pantai Losari, Edukasi Lingkungan Sejak Dini |
|
|---|
| Sinergi Pemerintah Kecamatan Tallo dan Penyuluh DLH Menata Persampahan |
|
|---|
| PKK Makassar Dorong Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bunda-paud-mksr-sosialisasi-masuk-sd.jpg)