Tribun RT RW
Menuju Zero Waste, DLH Makassar Terjunkan 30 Penyuluh Bank Sampah RT RW
Ia menjelaskan, DLH memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Salah satunya adalah pengurangan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Misalnya dari 10 ton per hari bisa berkurang menjadi 8 ton. Itu menjadi salah satu indikator kinerja,” jelasnya.
Selain itu, penyuluh juga ditargetkan mendorong dan mendampingi pembentukan bank sampah unit di setiap RW.
“Setiap RW diharapkan memiliki bank sampah unit,” katanya.
Kinerja para penyuluh akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.
“Kalau tidak ada progres atau tidak aktif, akan dievaluasi dan bisa diganti,” tegas Aswin.
Ia menambahkan, para penyuluh mulai bertugas sejak April 2026.
Mereka bertugas melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, termasuk dengan pendekatan langsung ke rumah warga.
“Harapannya masyarakat memahami cara memilah dan mengelola sampah, sehingga yang dibuang ke TPA hanya residu,” ujarnya.(*)
| RT/RW Pasang CCTV Cegah Tindak Kejahatan Perampokan |
|
|---|
| Dari Tukang Ojek Online, Musakkir Kini Jadi Penggerak Lingkungan di Mattoanging |
|
|---|
| Warga RT 02 Tamalanrea Mulai Gerakan Teba, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos |
|
|---|
| Penyuluh DLH Dampingi 24 RW di Panakkukang Kembangkan Bank Sampah |
|
|---|
| 2 TPS3R Dibangun di Panakkukang, Camat Syahril Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Bidang-Persampahan-Limbah-B3-2026-66.jpg)