Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRI

Perempuan Berdaya, Tetangga Sejahtera Berkat BRIncubator

Melalu program BRIncubator UMKM seperti Vinlanda Kitchen mendapat berbagai manfaat hingga kini sudah memiliki omzet mencapai Rp30 juta per bulan.

Tayang:
Penulis: Alfian | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Alfian
UMKM MAKASSAR - Dimitri Eka Mariana (kiri) owner Vinlanda Kitchen Makassar bersama suaminya Very Yoyato (kanan) saat ditemui di kediaman yang juga tempat usahanya di Jl Banta-bantaeng Lr 7 Makassar, Rabu (29/4/2026). Vinlanda Kitchen merupakan salah satu UMKM binaan program BRIncubator. 

Bangkit Setelah Terpuruk

Tahun 2020, Dimitri dan suaminya Very Yoyato (50) memulai bisnis kuliner rumahan.

Usaha mereka awalnya bernama Vina's Kitchen yang tentu diambil dari nama putri sang owner.

Namun belakangan, Vina's Kitchen diubah menjadi Vinlanda Kitchen Makassar.

Alasannya, saat ingin dipatenkan nama Vina's Kitchen sudah terdaftar di HAKI oleh pihak lain.

Di tahun 2020 saat momen pandemi Covid-19 datang, Dimitri dan suaminya melihat ada peluang bisnis katering rumahan.

Kala adanya pembatasan aktivitas keluar rumah, bisnis kuliner dengan sistem makan di tempat dibatasi, Dimitri dan suaminya mendapat ide.

Usaha katering rumahan Dimitri menggunakan sistem pre-order yang bisa dipesan via whatsapp maupun instagram.

"Ada pesanan kita buatkan, lalu diantarkan. Kondisi covid waktu itu cukup bagus penjualannya awal-awalnya," kenang Dimitri.

Bersama Very Yoyato, Dimitri pun mencoba menambah jenis kuliner lainnya berupa kue kering.

Tercetuslah jajanan seperti kue durian dan bungket kenari yang saat ini menjadi andalan Vinlanda Kitchen Makassar.

20260506 Vinlanda Makassar
UMKM MAKASSAR - Dimitri Eka Mariana (kiri) owner Vinlanda Kitchen Makassar bersama karyawannya, Rahma (kanan) saat ditemui di kediaman yang juga tempat usahanya di Jl Banta-bantaeng Lr 7 Makassar, Rabu (29/4/2026). Vinlanda Kitchen merupakan salah satu UMKM binaan program BRIncubator.

Tapi seiring waktu, Dimitri menemukan kesulitan dalam memasarkan dan manajemen waktu.

Sebagai ibu rumah tangga, Vinlanda Kitchen awalnya hanya dijadikan sebagai usaha sampingan memanfaatkan waktu luang.

Namun, waktu luang semakin sulit dikontrol Dimitri di tengah kesibukannya juga merawat anak dan tentu ditambah pekerjaan rumah tangga lainnya.

"Sudah sempat mauh berhentikan ini usaha karena sudah tidak bisa dikontrol lagi kan. Belum manajemennya, urus penjualan dan lain-lain," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved