Musda Golkar Sulsel 2025
Usman Marham Tambah Pendukung Appi, Pengamat Sebut Penghubung DPD II ke DPP
Adi Suryadi Culla menilai kehadiran Usman memiliki makna strategis dalam konteks komunikasi politik Musda Golkar
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Usman Marham menambah daftar panjang barisan pendukung Munafri Arifuddin di Musda Golkar Sulsel
- Kini sudah ada 21 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Appi
- Pengamat menilai Usman bisa jadi penghubung aspirasi DPD II dengan DPP
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinamika jelang Musda Golkar Sulsel semakin menarik untuk dicermati.
Di tengah arus dukungan kepada Munafri Arifuddin, kehadiran Usman Marham memberi warna tersendiri.
Di tengah menguatnya dukungan kepada Munafri Arifuddin, kehadiran Usman Marham dalam barisan konsolidasi dinilai bukan sekadar peristiwa biasa.
Usman Marham sendiri merupakan Ketua Partai Golkar Pinrang
Ia juga eks pengurus DPP Golkar dua periode
Tak hanya itu, Usman merupakan adik Waketum DPP Golkar Idrus Marham.
Di tengah perkembangan tersebut, Ketua DPD II Golkar Pinrang, Usman Marham belum lama ini menghadap ke Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.
Pertemuan itu berlangsung sebelum dirinya menghadiri konsolidasi bersama 20 DPD II kabupaten/kota di Sulsel.
Usman diketahui menjabat Ketua Golkar Pinrang.
Ia pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama dua periode.
Usman juga merupakan adik kandung Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham.
Dosen Pascasarjana Ilmu Politik dan Hubungan Internasional FISIP Unhas, Adi Suryadi Culla, merespons kemunculan Usman Marham yang bergabung dalam konsolidasi bersama Munafri Arifuddin.
Langkah itu terjadi usai pertemuan Usman dengan Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia.
Menurutnya, kehadiran Usman memiliki makna strategis dalam konteks komunikasi politik.
“Dalam situasi seperti ini, sering muncul figur yang menjembatani antara DPD II dan DPP. Kehadiran Usman Marham tidak bisa dianggap biasa,” tegasnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam praktik politik, keputusan penting tidak hanya ditentukan melalui mekanisme formal.
Namun, dinamika itu juga berjalan melalui proses informal di balik layar yang melibatkan peran tokoh-tokoh tertentu.
“Yang sangat menentukan itu justru lobi-lobi politik di balik layar. Di situlah terjadi negosiasi, pendekatan persuasif, dan upaya akomodasi kepentingan,” paparnya.
Dalam konteks tersebut, Adi menilai Usman Marham berpotensi memainkan peran sebagai penghubung antara kepentingan daerah dan pusat, terlebih dengan jejaring politik yang dimilikinya.
Ia juga mengungkap posisi Idrus Marham sebagai yang merupakan kakak dari Usman.
Menurutnya, faktor ini bisa menjadi sinyal politik yang menguntungkan bagi kubu Munafri alias Appi.
“Keberadaan Idrus Marham bisa menjadi sinyal tersendiri dalam membaca arah dukungan di tingkat pusat,” ujarnya.
Meski begitu, Adi menekankan proses menuju Musda masih sangat dinamis.
Ia menilai berbagai lobi politik dan komunikasi antar elite masih akan terus berlangsung sebelum keputusan final ditetapkan.
“Kita tidak bisa hanya melihat dukungan di atas kertas. Ada proses negosiasi dan kesepahaman politik yang akan sangat menentukan hasil akhirnya,” kata Wakil Ketua ICMI Sulsel itu.
Lebih jauh, Adi menilai dinamika di tubuh Golkar Sulsel saat ini masih sangat dipengaruhi sikap DPP Partai Golkar.
Menurutnya, arah keputusan di tingkat pusat menjadi faktor penentu dalam membaca peta Musda.
“Musda Golkar Sulsel ini masih sangat bergantung pada faktor DPP. Yang paling ditunggu adalah sikap DPP yang akan memberikan restu kepada figur calon ketua,” ujar Adi Suryadi.
Sikap Bahlil dinilai menjadi bentuk legitimasi politik yang menentukan arah akhir pemilihan.
Tanpa sinyal jelas dari Bahlil, proyeksi siapa yang akan memimpin Golkar Sulsel menjadi sulit dipastikan.
“Pada terminal akhir, keputusan tetap berada di DPP. Itu yang membuat kondisi saat ini masih belum pasti,” jelasnya.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa secara objektif, kekuatan di tingkat lokal sudah mulai terbaca.
Salah satu indikatornya adalah dukungan yang mengalir kepada Munafri Arifuddin dari mayoritas DPD II kabupaten/kota.
“Kalau melihat aspirasi lokal, itu sebenarnya cerminan demokrasi. DPD II sebagai pemilik suara telah menunjukkan arah dukungan, dan itu menjadi faktor objektif yang penting,” katanya.
Namun demikian, Adi menilai hingga kini belum terlihat keselarasan antara kekuatan lokal tersebut dengan arah kebijakan DPP.
Ia menyebut masih ada “gap” atau kesenjangan antara dinamika di daerah dan keputusan politik di tingkat pusat.
“Belum terlihat linearitas antara faktor objektif di daerah dengan sikap DPP. Ini yang membuat dinamika Golkar Sulsel masih cair,” tandasnya.
Ketua DPD II Golkar Pinrang, Usman Marham menghadap ke Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia.
Pertemuan itu dilakukan sebelum ia bergabung dalam konsolidasi 20 DPD II kabupaten/kota di Sulsel.
Keduanya terlihat mengenakan atribut partai berlambang beringin.
Usman Marham mengakui pertemuan tersebut berlangsung di Markas DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada pekan lalu menjelang waktu Magrib.
Ia menyebut pertemuan itu sebagai silaturahmi antar sesama kader.
Sekaligus menjadi ajang bertemu kembali dengan rekan lama.
Usman Marham tercatat pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama tiga periode.
Ia adalah adik kandung Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham.
“Ya, saya ketemu beliau sesama kader. Kita silaturahmi sekaligus sesama kawan lama,” ujar Usman saat ditemui sampingan Markas Golkar Sulsel, Jl Amanagappa, Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Senin (20/4/2026) sore.
Politisi asal Kabupaten Pinrang itu juga mengungkapkan pertemuannya dengan Bahlil Lahadalia hanya membahas internal partai.
Keduanya berbincang selama dua jam.
“Lebih dua jam saya berdiskusi dengan Ketum Golkar (Bahlil),” tambahnya.
Usai bertemu di Jakarta, Usman Marham langsung kembali ke Makassar.
Ia kemudian menghadiri konsolidasi di Novotel Makassar, Jumat (17/4/2026) malam.
Agenda tersebut berlangsung tertutup dan dihadiri 21 DPD II Golkar kabupaten dan kota.
Munafri Arifuddin menjadi figur tuan rumah dalam konsolidasi tersebut.
Pertemuan ini menjadi langkah penguatan dukungan menuju Musda Golkar Sulsel.
Konsolidasi itu diikuti mayoritas Ketua DPD II Golkar kabupaten kota.
Kehadiran Usman Marham menambah dinamika dalam peta politik Musda Golkar Sulsel.
Pasalnya, ini merupakan kali pertama Usman bergabung dalam barisan konsolidasi bersama para pendukung Munafri.
Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara, membocorkan hasil konsolidasi bareng Munafri Arifuddin alias Appi.
Konsolidasi digelar di Novotel Makassar pada Jumat (17/4/2026) malam lalu dan dihadiri puluhan pemilik suara.
Konsolidasi tertutup tersebut dihadiri 21 DPD II Golkar kabupaten/kota.
Seluruhnya dinilai telah nyatakan sikap dukung Appi maju Musda Golkar Sulsel.
Konsolidasi berlangsung sekitar empat jam.
Dihadiri langsung Munafri Arifuddin.
Ia datang bersama Sekretaris Golkar Makassar Andi Suharmika Hasir.
Mereka mengenakan atribut partai berlambang pohon beringin.
Dalam kesempatan itu, Ketua Golkar Pinrang, Usman Marham tampak hadir.
Kehadiran ini menjadi momen pertama Usman Marham ikut dalam konsolidasi pendukung Appi.
Sebelum bergabung, Usman sempat bertemu Ketum Golkar, Bahlil Lahadalia di Jakarta.
Usman Marham merupakan adik kandung dari Waketum DPP Idrus Marham.
“Sejauh ini sudah ada 21 Ketua DPD II yang menyatakan dukungan ke Pak Appi. Itu setelah Golkar Pinrang ikut merapat,” ujar Victor.
Ia menjelaskan, agenda konsolidasi difokuskan pada strategi memperkuat dukungan dan menjaga soliditas menghadapi Musda Golkar Sulsel.
“Kita membahas bagaimana penguatan dukungan kepada Pak Appi. Hampir semua DPD II hadir, didominasi ketuanya, hanya beberapa yang diwakili sekretaris,” jelasnya.
Victor menegaskan, dukungan yang sudah terbentuk tidak akan berubah dan bahkan berpotensi bertambah.
“Kita sampai hari ini sangat konsisten mendukung Pak Appi maju di Musda. InsyaAllah akan bertambah. Intinya, 21 suara ini tidak bakal goyang,” tegasnya.
Adapun daftar Ketua DPD II yang hadir dalam konsolidasi tersebut antara lain.
Sekretaris Golkar Luwu Utara Amrillah Todewi, Ketua Golkar Jeneponto Iksan Iskandar. Ketua Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak, Ketua Golkar Luwu Patahuddin.
Ketua Golkar Tana Toraja Victor Datuan Batara, Sekretaris Golkar Toraja Utara Calvin Para’pak Tondok.
Ketua Golkar Takalar Zulkarnain Arief, Ketua Golkar Wajo Baso Rahmanuddin Makkaraka.
Sekretaris Golkar Sidrap Sadakati Sukma, Ketua Golkar Palopo Rahmat Masri Bandaso.
Ketua Golkar Maros Suhartina Bohari, Ketua Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin.
Ketua Golkar Sinjai Andi Kartini Ottong, Ketua Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin.
Selanjutnya Ketua Golkar Gowa Ambas Syam, Ketua Golkar Bantaeng, Liestiaty Fachrudin.
Ketua Golkar Enrekang Muh Irpan, Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Golkar Pinrang Usman Marham.
Sementara Ketua Golkar Lutim Aripin dan Ketua Golkar Selayar mengutus perwakilan
Sementara itu, terdapat tiga DPD II yang tidak hadir dalam konsolidasi tersebut.
Di antaranya Ketua Golkar Bone Andi Fahsar M Padjalangi, Ketua Golkar Parepare Erna Rasyid Taufan, serta Plt Ketua Golkar Barru Rahman Pina.
Victor menyebut komunikasi politik dengan sejumlah daerah tersebut masih terus berjalan dan membuka peluang tambahan dukungan.
“Setelah ini akan ada lagi DPD II yang merapat. Dinamika masih terus bergerak,” katanya.
Terkait jadwal Musda Golkar Sulsel, Victor mengaku masih menunggu keputusan resmi.
“Namun berdasarkan informasi panitia, agenda tersebut direncanakan berlangsung pada akhir April 2026,” tandasnya.
| Deretan 19 Pendukung Appi Maju Musda Golkar, Teranyar DPD II Toraja Utara |
|
|---|
| Pernyataan Terbaru Taufan Pawe, Masa Jabatan Ketua Golkar Sulsel Berakhir 19 November 2025 |
|
|---|
| SK Taufan Pawe Berakhir 19 November, Tunggu Keputusan DPP |
|
|---|
| Masa Jabatan Taufan Pawe Sebagai Ketua Golkar Sulsel Sisa 9 Hari, Kapan Digelar Musda? |
|
|---|
| Belum Ada Figur Penantang di Golkar Sulsel Selain Appi dan IAS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260421-Usman-marham-tambah-pendukung-appi-baru.jpg)