Geng Motor
Teror Geng Motor di Makassar Bikin Resah, Pengendara Diancam Panah, Sudah Ada Korban
Pasalnya, mereka menebar ketakutan ke pengendara di jalan protokol kota berpenduduk 1, 4 juta jiwa ini.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kian mengkhawatirkan.
Pasalnya, mereka menebar ketakutan ke pengendara di jalan protokol kota berpenduduk 1, 4 juta jiwa ini.
Seperti video viral di Jl AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin (20/4/2026) dini hari.
Dalam unggahan di sejumlah akun Instagram, kawanan geng motor itu tampak membekali diri dengan anak panah busur dan parang.
Satu diantaranya turun dari motor lalu terlihat dalam posisi bersiap melesatkan anak panah.
Ia tampak mengarahkan anak panah ke seseorang saat rombongannya hendak putar arah di jalur U-turn.
Beberapa pengendara yang hendak melintas terlihat berhenti akibat ulah geng motor itu.
Aksi konvoi geng motor juga terjadi di Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, di hari yang sama.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni yang dikonfirmasi, mengaku telah memonitor kejadian itu.
Ia mengatakan, kelompok geng motor yang berulah di Jl AP Pettarani, itu diduga kuat kelompok yang sama saat kejadian serupa terekam di Jl Urip Sumoharjo.
Hanya saja, kata Uji, saat melintas di Jl Urip Sumoharjo, kawanan geng motor ini mengancam seorang pengendara.
Pengendara yang diancam itu kabur menyelamatkan diri dan terjatuh dari motornya.
"Jadi mungkin geng motor yang di pettarani ini mutar-mutar. Lanjut ke Urip. Urip itu dia berpapasan dengan salah satu korban," ujar Iptu Uji Mughni dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026)
"Dia ancam di situ sampai korban jatuh, dia lari ke Jl Angkasa depan Panaikang, di situ dia (korban) tidak sadarkan diri," tambahnya.
Akibat kejadian itu, kata Uji, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan harus dirawat di rumah sakit.
Beberapa luka terbuka yang diderita korban diduga akibat sabetan parang atau benda tajam.
"Satu (korban), tapi lukanya banyak. Korban di Bhayangkara, tapi korban memerlukan tindakan lanjut, jadi dirujuk ke RSUD Daya," sebutnya.
Kasus itu lanjut Uji, terus didalami tim Resmob Polsek Panakkukang.
Terlebih, kata dia, pihak korban telah melaporkan kejadian yang dialami.
Dan satu dari sejumlah motor yang digunakan kawanan geng jalanan itu, kata Uji, telah teridentifikasi.
"Kami yang jemput bola dalam artian keluarganya tidak bisa ke kantor. Jadi kita tadi ke Bhayangkara. Langsung kami buatkan LP," ungkapnya.
Penyerangan geng motor juga terekam kamera CCTV di warung kelontong Jl Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).
Dalam rekaman yang beredar, seorang remaja dikejar kawanan geng motor bersenjata busur dan parang.
Korban yang berusaha menyelamatkan diri, dikejar hingga ke dalam warung.
Pelaku tampak mengejar korban hingga ke bagian dalam warung.
Satu diantara empat pelaku, terlihat membentangkan anak panah busur dan membawa sebilah pisau.
Penjaga toko yang merupakan perempuan, tak mampu menghalau aksi geng motor itu.
Penjaga toko, Nurul (25) mengatakan, saat bersembunyi dalam toko, korban diseret pelaku ke luar di jalanan.
Ia pun tak tahu lagi kondisi korban setelah tertangkap kawanan geng motor itu.
"Jam 3 dini hari (kejadiannya) saya sementara jaga. Terus adaji anak-anak langsung lari masuk, selisih satu menit baru datang yang mengejar," ujar Nurul ditemui wartawan.
Nurul mengaku sempat dibuat panik oleh aksi pengejaran geng motor itu ke korbannya.
"Panik ka, karena ada langsung lari masuk nda di kenal (baru jaga sendiri toko). Yang pertama lari masuk itu yang di kejar karena dia sembunyi," ujarnya.
Selain itu, Nurul juga mengaku menyaksikan korban diseret pelaku dari dalam warung.
Hanya saja ia tak mengetahui lebih lanjut kondisi korban setelah diseret pelaku.
"Iya ditarik keluar, tapi nda tauma bagaimana di luar karena nda keluar ma liat, takut ka," bebernya.
Terpisah Kanit Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin, mengaku telah menyaksikan video penyerangan itu.
Wahid mengaku belum dapat memastikan para pelaku apakah termasuk geng motor atau bukan.
"Yang viral di sosial media itu sampai saat ini masih kita dalami, apakah pelakunya geng motor atau mau tawuran, yang jelas hanya termonitor dari CCTV," terangnya.
Saat ini, kasus itu kata dia, sementara diselidiki Unit Reskrim Polsek Bontoala.
"Untuk saat ini petugas dari Polsek yang terdekat dari TKP masih mendalami itu dan masih mendalami bukti-bukti di lapangan," tuturnya.
Selain itu, Wahid juga mengaku penyelidik masih mencari tahu kondisi korban akibat penyerangan itu.(*)
| Polres Maros Ringkus 21 Anggota Geng Motor, Bawa Busur hingga Parang, Satu Buron |
|
|---|
| Konvoi Mirip Geng Motor Resahkan Belopa, Polisi Amankan 6 Pelajar |
|
|---|
| Geng Motor Serang Warga Usai Isya di Jl Andi Djemma Makassar, Satu Terkena Busur |
|
|---|
| Geng Motor Serang Warga Jl Laiya Makassar Dini Hari, Bawa Parang dan Busur |
|
|---|
| 12 Geng Motor Teror Warga Gowa Ditangkap, 1 Anak di Bawah Umur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/GENG-MOTOR-Tangkapan-layar-unggahan-aksi-geng-motor-di.jpg)