Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dorong Budaya Literasi, PKK Makassar Ajak Warga Membaca 15 Menit Setiap Hari

Kegiatan ini merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar yang membidangi pendidikan dan keterampilan.

Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
AGENDA PKK - TP PKK Kota Makassar menggelar sosialisasi Gerakan Gemar Membaca 15 Menit Sehari di Auditorium Gedung PKK, Kamis (16/4/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menggelar sosialisasi peningkatan budaya literasi bertajuk Gerakan Gemar Membaca 15 Menit Sehari di Auditorium Gedung PKK Kota Makassar, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar yang membidangi pendidikan dan keterampilan.

Sosialisasi diikuti oleh ketua dan pengurus TP PKK kecamatan, serta menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir, yang mewakili Ketua PKK Makassar Melinda Aksa, menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak dini di lingkungan keluarga. 

Menurutnya, literasi merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kebiasaan membaca tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, kreatif, dan berdaya saing. Gerakan sederhana seperti membaca 15 menit setiap hari akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan saat ini, di mana anak-anak lebih banyak menggunakan gawai dibandingkan membaca buku.

“Anak-anak kini lebih sering menggunakan telepon genggam, sehingga buku semakin jarang disentuh. Karena itu, diperlukan inovasi agar mereka kembali tertarik membaca,” katanya.

Faridah menambahkan, PKK melalui Pokja II memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya literasi yang dimulai dari keluarga.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan.

“Jika orang tua gemar membaca, anak akan melihat bahwa membaca adalah aktivitas yang menyenangkan, bukan sekadar kewajiban,” ujarnya.

Ia berharap para ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan dapat menjadi penggerak dalam mengimplementasikan gerakan membaca 15 menit sehari di wilayah masing-masing.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Puspasari, memaparkan materi tentang membaca sebagai pintu masuk literasi.

Ia menyebut penggunaan gawai menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, Dinas Perpustakaan Kota Makassar menghadirkan inovasi berupa layanan perpustakaan digital berbasis aplikasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved