Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ular Piton 6 Meter Menggantung di Rumah Warga Antang, Damkar Butuh 30 Menit Evakuasi

Selain panjang, bobot ular juga membuat petugas rescue harus bekerja ekstra mengevakuasi reptil pembelit tersebut.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
ULAR PITON - Proses evakuasi ular piton sepanjang enam meter gegerkan warga Jl Toddopuli 15, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2026) malam. Ular itu ditemukan terjepit di sela papan rumah panggung warga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ular piton sepanjang enam meter menggegerkan warga Jl Toddopuli 15, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2026) malam.

Ular itu ditemukan terjepit di sela papan rumah panggung warga.

Ular tersebut dalam posisi menggantung.

Tim Animal Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar pun dikerahkan ke lokasi.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis.

Selain panjang, bobot ular juga membuat petugas rescue harus bekerja ekstra mengevakuasi reptil pembelit tersebut.

Butuh waktu 30 menit bagi petugas rescue, dibantu warga, untuk mengevakuasi piton bernama latin Python reticulatus itu.

Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, membenarkan temuan tersebut.

Ia mengatakan, saat ini ular tersebut telah dievakuasi dan diamankan.

"Sudah dievakuasi, saat ini ularnya kami amankan di Mako Damkar," kata Fadli Wellang.

Kepala Seksi Penyelamatan Damkarmat Makassar, Febri Naldi, mengatakan Tim Rescue melakukan evakuasi setelah menerima laporan warga.

"Kami mendapat laporan sekitar pukul 21.00 Wita, ada aduan warga soal ular yang dari rawa naik ke rumah panggung," kata Febri Naldi saat ditemui Tribun, Kamis (16/4/2026) dini hari.

Febri mengakui, proses evakuasi ular sanca batik itu cukup menguras tenaga karena panjang dan bobotnya yang besar.

Terlebih, kata dia, ular yang diduga baru saja memangsa itu sangat agresif saat hendak dievakuasi.

"Memang kewalahan karena ularnya cukup panjang, sekitar 6 meter dan besar," terang Febri Naldi.

"Jadi tadi ada sedikit perlawanan, ular sempat melilit, sehingga evakuasinya agak lambat karena proses pengangkatan butuh tenaga dan juga dibantu warga," lanjutnya.

Meski diduga berasal dari rawa karena permukiman warga setempat dekat dengan rawa-rawa, Febri mengaku belum mendapat laporan adanya warga yang kehilangan hewan peliharaan.

"Kalau tadi kami penanganan di Antang, belum ada keluhan dari warga soal ternak yang hilang, tapi dilihat dari bobotnya, ular tadi seperti baru selesai makan," ucapnya.

Kini ular tersebut diamankan di Markas Komando Damkarmat Makassar, Jl Ratulangi.

Ular itu dikurung dalam teralis besi bersama dua piton lainnya yang sebelumnya diamankan.

"Ular ini nanti akan kami serahkan ke BKSDA untuk ditindaklanjuti," bebernya.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan Tim Rescue Damkarmat Makassar, dapat menghubungi nomor 0811410113. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved