Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aksi Geng Motor di Makassar Kian Beringas, Korban Dikejar Pakai Busur ke dalam Warung Kelontong

Teror dilakukan kian beringas hingga mengejar korbannya ke dalam warung kelontong.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
GENG MOTOR - tangkapan layar video CCTV aksi pengejaran kawanan geng motor di dalam Warung Kelontong, Jl Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2026). Seorang remaja dikejar kawanan geng motor bersenjata busur dan parang. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi brutal diduga kawanan geng motor terjadi di Makassar dan terekam CCTV di sebuah warung kelontong di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Rabu (15/4/2026). 
  • Seorang remaja dikejar hingga masuk ke dalam warung oleh pelaku yang membawa busur dan parang.
  • Menurut penjaga toko, Nurul (25), korban sempat bersembunyi di dalam warung sebelum akhirnya diseret keluar oleh para pelaku. 
  • Aksi tersebut membuatnya panik dan ketakutan, sehingga tidak mengetahui kondisi korban setelah dibawa ke luar.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kian menghawatirkan.

Teror dilakukan kian beringas hingga mengejar korbannya ke dalam warung kelontong.

Seperti terekam kamera CCTV di warung kelontong Jl Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).

Seorang remaja dikejar kawanan geng motor bersenjata busur dan parang.

Korban berusaha menyelamatkan diri dikejar hingga ke dalam warung.

Pelaku tampak mengejar korban hingga ke bagian dalam warung.

Baca juga: Polres Maros Ringkus 21 Anggota Geng Motor, Bawa Busur hingga Parang, Satu Buron

Satu diantara empat pelaku terlihat membentangkan anak panah busur dan membawa sebilah pisau.

Penjaga toko yang merupakan perempuan, tak mampu menghalau aksi geng motor itu.

Penjaga toko, Nurul (25) mengatakan, saat bersembunyi dalam toko, korban diseret pelaku ke luar di jalanan.

Ia pun tak tahu lagi kondisi korban setelah tertangkap kawanan geng motor itu.

"Jam 3 dini hari (kejadiannya) saya sementara jaga. Terus adaji anak-anak langsung lari masuk, selisih satu menit baru datang yang mengejar," ujar Nurul ditemui wartawan.

Nurul mengaku sempat dibuat panik oleh aksi pengejaran geng motor itu ke korbannya.

Nurul mengaku, menyaksikan korban diseret pelaku dari dalam warung.

Hanya saja ia mengaku tak mengetahui lebih lanjut kondisi korban setelah diseret pelaku.

"Iya ditarik keluar, tapi nda tauma bagaimana di luar karena nda keluar ma liat, takut ka," bebernya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved