Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SPMB Sulsel Segera Dibuka, Ini 4 Jalur Pendaftaran SMA dan Skema Zonasinya

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah menetapkan empat jalur pendaftaran untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
SPMB SULSEL - Laman portal https://spmb.sulselprov.go.id. Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah menetapkan empat jalur pendaftaran untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera dimulai.

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah menetapkan empat jalur pendaftaran untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Empat jalur tersebut yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Plt Sekretaris Disdik Sulsel, Mustaqim, mengatakan jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang telah berdomisili di wilayah penerimaan minimal dua tahun sebelum pelaksanaan SPMB.

“Ada jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi atau perpindahan orang tua,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Jalur afirmasi ditujukan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas.

Sementara jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki capaian di bidang akademik maupun nonakademik.

Adapun jalur mutasi diberikan kepada calon murid yang berpindah domisili karena tugas orang tua atau wali, termasuk anak guru yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya mengajar.

Secara umum, ketentuan keempat jalur ini masih sama seperti sebelumnya.

Namun, khusus jalur domisili akan menggunakan sistem zonasi yang dibagi menjadi dua wilayah.

Zona I mencakup radius maksimal 3 kilometer dari titik koordinat sekolah, dengan kuota 15 persen dari total jalur domisili.

Calon murid yang berada dalam radius tersebut berhak mendaftar pada Zona I.

“Jika tidak terpenuhi, sisa kuota akan dialihkan ke Zona II,” jelas Mustaqim.

Zona II mencakup radius maksimal 10 kilometer dari sekolah, dengan kuota sebesar 20 persen dari jalur domisili.

Kepala Disdik Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menegaskan proses seleksi tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan.

“Tentu mengikuti standar dan instrumen penilaian pada jalur domisili,” katanya.

Dengan skema ini, Disdik Sulsel meyakini penerimaan murid baru dapat berjalan lebih adil dan merata di berbagai wilayah.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved