Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Fauzi Andi Wawo Minta Disdik Sulsel Atensi Pencurian Berulang di SMAN 17 Makassar

Fauzi Andi Wawo mendorong agar Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh di SMAN 17 Makassar

Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
Wakil Ketua DPRD Sulsel Fraksi PKB Fauzi Andi Wawo. 
Ringkasan Berita:
  • Fauzi Andi Wawo menilai kecurian berulang di SMA Negeri 17 Makassar tidak bisa dianggap sepele
  • Sebab menyangkut keamanan fasilitas pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel segera memberi perhatian serius terhadap kasus pencurian yang berulang di SMA Negeri 17 Makassar.

Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, sekolah tersebut dilaporkan sudah tiga kali dibobol maling.

Pelaku diketahui mengambil sejumlah fasilitas sekolah, terutama unit pendingin ruangan (AC).

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai kejadian berulang ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keamanan fasilitas pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar.

“Ini harus menjadi perhatian serius Disdik Sulsel. Kalau sudah sampai tiga kali kejadian, artinya ada kelemahan dalam sistem pengamanan yang harus segera diperbaiki,” kata Fauzi saat dihubungi Tribun Timur Selasa (7/4/2026).

Ia mendorong agar Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memperkuat sistem keamanan di lingkungan sekolah.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang dan merugikan sekolah. Fasilitas itu dibeli dengan anggaran negara, jadi harus dijaga dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Fauzi juga meminta pihak terkait untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan efek jera kepada pelaku.

“Perlu ada langkah tegas, baik dari sisi pengamanan maupun penegakan hukum. Kita tidak ingin sekolah menjadi sasaran empuk kejahatan,” tambahnya.

Ia berharap Disdik Sulsel segera mengambil langkah konkret, seperti peningkatan pengawasan, pemasangan sistem keamanan tambahan, hingga evaluasi petugas penjagaan di sekolah.

“Intinya, jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Lingkungan sekolah harus aman agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” tutup Fauzi.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved