Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penumpang Pelindo Regional 4 Tembus 758 Ribu Saat Lebaran

Hingga periode H+10, total arus penumpang 758.291 orang atau naik 10,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 686.770 orang.

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
ARUS BALIK - Pemudik bergegas usai turun dari kapal di Pelabuhan Soerkarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat hingga periode H+10, total arus penumpang mencapai 758.291 orang atau naik 10,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 686.770 orang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Momen Lebaran 2026 jadi cerita sibuk di pelabuhan, saat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat lonjakan mobilitas penumpang yang signifikan.

Hingga periode H+10, total arus penumpang mencapai 758.291 orang atau naik 10,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 686.770 orang.

Lonjakan ini menggambarkan tingginya antusiasme masyarakat untuk bepergian sekaligus meningkatnya kepercayaan terhadap layanan transportasi laut.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari kesiapan operasional dan kolaborasi lintas sektor.

“Secara kumulatif hingga H+10, jumlah penumpang mencapai 758.291 orang, meningkat 10,41 persen dibandingkan tahun 2025,” ujarnya, Rabu (1/4).

Ia menambahkan, pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan balik tahun ini.

Sejumlah pelabuhan di kawasan Indonesia Timur pun mencatat aktivitas tertinggi, dengan Balikpapan, Ambon, dan Makassar menjadi tiga titik tersibuk selama periode Lebaran.

Disusul Parepare dan Ternate yang juga mengalami peningkatan arus penumpang cukup signifikan.

Dari total pergerakan tersebut, penumpang naik tercatat sebanyak 412.013 orang, sementara penumpang turun mencapai 346.278 orang.

Puncak arus mudik terjadi pada H-8 atau 13 Maret 2026 dengan 46.949 penumpang dalam sehari.

Sementara arus balik memuncak pada H+8 atau 29 Maret 2026 dengan total 41.739 penumpang.

Tak hanya penumpang, pergerakan kapal juga menunjukkan tren positif dengan total 1.077 unit kapal yang dilayani hingga H+10.

Angka ini naik tipis 0,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 1.067 unit kapal.

Pelabuhan Ternate, Ambon, dan Manado menjadi titik dengan arus kapal tertinggi selama periode ini.

Menurut Abdul Azis, kelancaran arus kapal sangat berpengaruh terhadap stabilitas jadwal pelayaran.

“Koordinasi intensif dengan operator kapal dan instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus kapal,” jelasnya.

Di sisi lain, pengamanan menjadi fokus utama untuk memastikan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menegaskan bahwa pengamanan terpadu diterapkan di seluruh terminal.

Mulai dari pengawasan melalui X-Ray, pengaturan arus kendaraan, hingga peningkatan patroli rutin dilakukan secara intensif.

Tim respons cepat juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi keadaan darurat.

Selain itu, Pelindo turut menghadirkan sentuhan layanan modern melalui informasi real time dan peningkatan fasilitas terminal penumpang.

Langkah ini membuat pengalaman mudik lewat jalur laut terasa lebih nyaman dan terorganisir.

Kolaborasi antara Pelindo, operator kapal, aparat keamanan, dan berbagai stakeholder menjadi fondasi utama kelancaran angkutan Lebaran tahun ini.

Ke depan, Pelindo Regional 4 optimistis mampu terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan infrastruktur dan digitalisasi.

Dengan tren mobilitas yang terus tumbuh, pelabuhan di Indonesia Timur kian memainkan peran penting sebagai simpul konektivitas yang dinamis dan semakin relevan bagi masyarakat.
 
 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved