Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Antrean Panjang 5 SPBU di Makassar Sampai ke Jalan

Pantauan Tribun-Timur.com, antrean panjang terjadi di SPBU Jl Sultan Hasanuddin sejak pukul 07.00 wita

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
ANTRE BBM - Kondisi Antrean BBM di SPBU Jl Sultan Hasanuddin saat dipotret pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 07.15 pagi. Antrean kendaraan terpantau masih panjang di SPBU meski pemerintah umumkan stok aman dan harga tidak naik. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Makassar masih ramai-ramai antre beli BBM di sejumlah SPBU
  • Pantauan Tribun-Timur.com, antrean panjang terjadi di SPBU Jl Sultan Hasanuddin sejak pukul 07.00 wita
  • Antrean mobil dan motor mengantre hingga ke jalan utama

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) masih saja terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kota Makassar pada Rabu (1/4/2026) pagi.

Pantauan Tribun-Timur.com, antrean panjang terjadi di SPBU Jl Sultan Hasanuddin sejak pukul 07.00 wita.

Antrean mobil dan motor mengantre hingga ke jalan utama.

Terpantau stok BBM jenis pertalite tidak tersedia.

Salah satu petugas yang mengenakan pakaian kerja Pertamina warna merah dan hijab merah terus menghampiri setiap kendaraan yang mengantre.

"Pertalite kosong, cuma Pertamax," katanya kepada setiap mobil yang mengantre.

Beberapa mobil memilih meninggalkan antrean saat mengetahui hanya Pertamax.

Namun tidak sedikit juga yang tetap bertahan dalam antrean mengisi BBM.

Antrean panjang juga terlihat di SPBU Jl Andalas.

Di SPBU Andalas antrean kendaraan lebih panjang.

Banyak truk tronton dan bus yang mengantre.

Sementara antrean kendaraan motor juga sudah mencapai jalan poros.

Beralih ke SPBU Jl AP Pettarani, kondisinya juga serupa.

Di SPBU Jl AP Pettarani di pertigaan arah Rappocini, antrean kendaraan didominasi roda empat.

Sekitar 6 mobil bahkan sudah mengantre di  jalan poros Rappocini.

Sedangkan SPBU Jl AP Pettarani samping kantor KPU Sulsel, antrean juga sudah sampai ke jalan poros.

Roda dua terpantau lebih sedikit, namun banyak truk dan bus yang mengantre.

Begitu juga di SPBU Jl Pengayoman, terpantau antrean kendaraan menyebabkan kemacetan. 

Pengendara dari Jl Setapak Pengayoman, harus tertahan oleh antrean kendaraan yang menunggu BBM.

Sementara itu ada dua truk Pertamina yang terparkir di sekitar SPBU.

Salah satu pengendara Rifqi mengaku cukup resah dengan antrean yang panjang di SPBU.

"Tadi saya mau mengantre tapi pas saya liat ramai, jadi saya pindah saja beli pertamini. Kalau saya antre terlambat pasti kerja," kata pegawai swasta di Jl Hertasning ini.

Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Sulsel Kasman meminta masyarakat  tidak khawatir dan panik terhadap ketersediaan BBM.

"Kan sudah disampaikan stok BBM di Sulsel insyaallah aman dan dihimbau untuk masyarakat tidak panik buying dan juga sudah ada penyampaian dari pemerintah pusat bahwa tidak ada kenaikan BBM untuk April, dan sudah diumumkan dari Pemerintah Pusat," kata Kasman saat dihubungi pada Selasa (31/3/2026) sore.

Pemerintah pusat disebutnya telah menjamin tidak adanya kenaikan harga BBM.

"Tidak ada kenaikan harga dan kami sudah juga koordinasi dengan Pertamina, bahwa insyaallah stok BBM di Sulsel, insyaalaah aman," katanya.

Meski begitu antrean panjang kendaraan di SPBU tetap saja terjadi di Kota Makassar.

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi antrean panjang di sejumlah SPBU kabupaten/kota Sulawesi Selatan (Sulsel).

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menjelaskan, peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir tercatat sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Kondisi ini menyebabkan penyaluran di sejumlah SPBU berlangsung lebih cepat dari biasanya.

“Adanya peningkatan demand dalam beberapa hari terakhir seiring momentum Idulfitri,” kata Lilik Hardiyanto kepada Tribun Timur Rabu (1/4/2025).

Saat ini, kata Lilik, Pertamina terus melakukan upaya percepatan recovery stok di seluruh lembaga penyalur di 24 kabupaten/kota agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan. 

“Distribusi BBM terus berjalan dan akan kami jaga agar kembali stabil,” katanya.

Terkait harga yang beredar di masyarakat, Pertamina menegaskan bahwa harga resmi BBM berlaku di lembaga penyalur resmi seperti SPBU

Sementara harga di luar jalur tersebut berada di luar pengawasan distribusi Pertamina.

Lilik menambahkan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengajak masyarakat untuk tidak melakukan panic buying.

Juga untuk tetap membeli BBM di lembaga penyalur resmi guna menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi di 24 kabupaten/kota Sulsel.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved