Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perbaikan Jalan Aroepala Makassar Segera Dimulai, Fokus Drainase dan Aspal-Beton 1,8 Km

Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ZN Ahmad Wildani menjelaskan panjang ruas

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
JALAN RUSAK - Kondisi Jalan Aroepala yang tampak rusak di depan Masjid Al Jauharatul Khadra Kecamatan Rappocini yang nampak rusak hingga saat ini. Ruas ini akan segera diperbaiki Pemprov Sulsel 

"Kalau Hertasning pengaspalannya telah selesai, selanjutnya perbaikan pedestrian dan pembersihan saluran. Untuk Aroepala akan ditangani 1,8 km dengan dua macam penanganan yakni aspal dan beton. Belum dimulainya penanganan jalan di sana karena kita menunggu pengerjaan saluran terlebih dahulu, untuk salurannya menggunakan U-Ditch beton dan sementara dalam tahap pabrikasi," jelasnya.

Penanganan Jalan Aroepala diawali dengan pembangunan saluran air di sisi jalan.

Persoalan saluran memang selama ini keluhkan.

Tidak maksimalnya saluran air, membuat ruas Jl Aroepala selalu banjir.

"Untuk di Aroepala juga dan Tun Abdul Razak juga rencana pekerjaan drainase dulu kita laksanakan," kata Kepala Bidang Preservasi Jalan, Dinas BMBK Sulsel Muh Rosyadi  Andi Rosyidi.

Titik genangan air selama ini terparah berada di depan RS Primaya.

BMBK memang pernah melakukan penanganan sementara dengan menggunakan paving block.

Namun saat hujan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur dalam durasi yang lama, maka air akan menggenang.

Genangan juga sering nampak di sisi kiri jalan arah menuju perbatasan Kabupaten Gowa.

Titik inilah yang akan dilakukan pengerjaan drainase dahulu.

Ruas Jl Hertasning - Aroepala masuk dalam Paket 1 skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027.

Khusus Paket 1 MYC memiliki nilai kontrak sebesar Rp430 miliar yang mencakup penanganan 13 ruas jalan di empat kabupaten/kota.

Mulai dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.

Adapun ruas jalan yang ditangani meliputi Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar, Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung–Bili-Bili, Sungguminasa–Malino, serta Malino–Batas Sinjai di Kabupaten Gowa. 

Kemudian ruas Batas Gowa–Tondong, Botolempangan–Batubelerang–Batas, dan Batas Bulukumba–Sinjai di Kabupaten Sinjai. Sementara di Kabupaten Bulukumba meliputi ruas Batas Sinjai–Palampang, Tanete–Tanaberu, serta Kalimporo–Sumalaya–Batas Sinjai.

 


Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved