Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSBM XXVI

Ketua KKSS Riau: Kejujuran Modal Utama Saudagar Bugis di Perantauan

Salah satunya Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Riau, Andi Darma Taufik.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Rudi Salam
SAUDAGAR BUGIS - Ketua BPW KKSS Provinsi Riau, Andi Darma Taufik berfoto di area lobi Hotel Claro Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Rabu (25/3/2026). Andi Darma bersama rombongan hadir untuk mengikuti acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI mulai berdatangan di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (25/3/2026) siang.

Salah satunya Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Riau, Andi Darma Taufik.

Andi Darma datang untuk mengikuti rangkaian acara PSBM yang rencananya akan dibuka di Phinisi Ballroom Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).

Pantauan Tribun-Timur.com, Andi Darma tampak berbincang santai bersama panitia dan peserta PSBM di Carita Lounge Claro Makassar.

Pria kelahiran 1987 silam itu tampak mengenakan setelan baju hitam, lengkap dengan id card peserta PSBM 2026.

Andi Darma dalam kesempatan itu memberikan pesan bagi para pengusaha muda dan perantau. 

Ia menegaskan kesuksesan finansial harus dibarengi dengan integritas moral yang kokoh sebagai identitas orang Sulsel.

Salah satunya nilai filosofi Bugis-Makassar, Getteng Lempu.

Andi Darma menekankan bahwa nilai Lempu (kejujuran) dan Getteng (ketegasan/keteguhan) bukan sekadar slogan.

Melainkan fondasi yang membuat saudagar Bugis-Makassar dipercaya dan mampu bertahan di tanah rantau.

“Tentu kejujuran (harus diterapkan). Getteng, Lempu itu menjadi kekuatan moril kita selama ini ketika kita bicara,” kata Andi Darma, saudagar keturunan Bone yang memiliki usaha transportasi laut.

Sebagai generasi ketiga perantau di Riau, Andi melihat langsung citra sebuah suku sangat ditentukan oleh perilaku individu-individunya dalam berbisnis.

Menurutnya, kejujuran adalah kekuatan moril utama saat berhadapan dan bekerja sama dengan suku atau bangsa lain.

Sebab, identitas Bugis sangat erat kaitannya dengan keterbukaan.

Sekali kejujuran itu ternoda, kata dia, maka sulit bagi seorang saudagar untuk membangun kembali jaringannya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved