Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khasanah Islam

Masjid Hj Siti Saerah Saksi Perjuangan Komunitas Toraja Muslim di Makassar

Masjid Hajjah Siti Saerah didirikan Kerukunan Keluarga Islam Toraja tahun 1999 silam.

Tayang:
Penulis: Alfian | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Alfian
SEJARAH MASJID - Masjid Hj Siti Saerah yang terletak di Jl Dg Sirua No 348 Kecamatan Manggala, Makassar. Masjid Hajjah Siti Saerah didirikan Kerukunan Keluarga Islam Toraja tahun 1999 silam. 

Ringkasan Berita:
  • Masjid Hajjah Siti Saerah yang terletak di Jl Dg Sirua No 348 Kecamatan Manggala, Makassar.
  • Masjid Hajjah Siti Saerah didirikan Kerukunan Keluarga Islam Toraja tahun 1999 silam.
  • Komunitas Toraja Muslim berkembang pada tahun 1958 di Rantepao namun memilih bermigrasi ke Makassar lantaran adanya ancaman kelompok tertentu.

TRIBUN-TIMUR.COM - Puluhan tahun lalu, komunitas Toraja Muslim berjuang mendapatkan keamanan dan eksistensi kala hijrah ke Kota Makassar.

Jejak perjuangan komunitas Toraja Muslim di Makassar ini bisa dijejaki melalui Masjid Hajjah Siti Saerah.

Tampak sekilas Masjid Hajjah Siti Saerah yang terletak di Jl Dg Sirua No 348 Kecamatan Manggala, Makassar biasa saja.

Terletak di pinggiran kanal, masjid ini seperti layaknya masjid umum lainnya yang didirikan oleh masyarakat.

Namun setelah menelisik sejarah keberadaan Masjid yang memiliki luas bangunan 500 meter persegi ini, tersimpan nilai perjuangan.

Terutama perjuangan keberadaan komunitas Toraja Muslim.

Ditarik dari garis sejarah awal, komunitas Toraja Muslim berkembang pada tahun 1958.

Berpusat di kota Rantepao, Ibukota Kabupaten Toraja Utara.

Namun pada tahun-tahun itu terjadi gejolak pemberontak sejumlah kelompok.

Kelompok yang dimaksud yakni DI-TII serta tentara kota yang melakukan pemberontakan di Toraja.

Baca juga: Sebaran 492 Masjid Ramah Pemudik di Sulsel: Maros Terbanyak, Toraja Utara 4

Komunitas Toraja Muslim yang termasuk golongan minoritas merasa terancam ketentramannya. 

Mereka akhirnya bermigrasi ke berbagai kabupaten tetangga, seperti Luwu dan Enrekang.

Berbagai kelompok terpelajar, pegawai dan pekerja komunitas Toraja Muslim juga berbondong-bondong ke kota Makassar.

Tepatnya pada tahun 1963, yang kemudian menginisiasi terbentuknya Kerukunan Keluarga Islam Toraja (KKIT).

"Seiring berjalannya waktu, komunitas ini mendapatkan lahan di sini kemudian bersepakat mendirikan pilar Toraja-Muslim yang juga ditandai perkembangan dengan hadirnya sekitar 400 Taman Pendidikan Agama (TPA) yang dikelola keluarga Toraja Muslim dan mendatangkan berbagai guru atau pengajar," ujar Ketua Pengurus Mesjid Hajjah Siti Saerah, Ustadz Jamal, kepada Tribun-Timur.com, Jumat (2/6).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved