Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tiket Bus Rute Makassar - Luar Provinsi Ludes Terjual Sebelum Hari Raya

calon penumpang rela menunggu sejak pagi hingga sore demi mendapatkan tiket perjalanan pulang ke kampung halaman.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
MUDIK LEBARAN - Penumpang yang hendak mudik memadati pangkalan Bus Borlindo di Ruko HCC, Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar, Senin (16/3/2026) sore. Mereka memilih berangkat lebih awal agar tidak kehabisan tiket menjelang Lebaran Idulfitri. 

“Kami ingin memastikan pemudik dari Makassar ke provinsi lain dapat sampai tepat waktu dan nyaman, dengan rute yang aman dan terjadwal baik,” ujar Toding.

Saat ini, PO Bus Borlindo mengoperasikan total 44 bus. 

Sebanyak 10 di antaranya merupakan unit baru yang baru didatangkan.

Manajemen masih mempertimbangkan penambahan armada lebih lanjut jika dibutuhkan, terutama menjelang H-3 Lebaran.

Toding menjelaskan, pihaknya utin melakukan pembinaan dan memberikan arahan kepada sopir dan kondektur agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang. 

Jumlah kru di setiap unit Bus Borlindo adalah empat orang, yaitu dua driver dan dua kondektur.

“Selain itu, kebersihan dan kenyamanan unit bus juga menjadi fokus kami, agar pemudik merasa aman sepanjang perjalanan,” ungkapnya.

Fasilitas yang tersedia di setiap unit Bus Borlindo meliputi AC, USB port charger di tiap kursi, selimut, bantal, gorden, cup holder, camilan, dan air mineral. 

Kru bus juga diperhatikan fisiknya agar tetap prima selama perjalanan. 

“Ini penting agar perjalanan pemudik tetap aman, nyaman, dan lancar sampai tujuan,” tambah Toding.

Hingga saat ini, rata-rata 400 penumpang per hari telah membeli tiket, baik untuk perjalanan dari Makassar ke daerah maupun sebaliknya. 

Kapasitas bus berkisar antara 32–40 kursi per unit, dan seluruh unit dioperasikan untuk melayani rute rutin.

Untuk arus balik, program khusus telah dijalankan sejak tanggal 5 Maret, dengan 12 unit bus yang didedikasikan untuk melayani perjalanan pulang pemudik. 

“Kami menyiapkan armada untuk seluruh rute rutin, sehingga pemudik bisa kembali dengan aman tanpa harus menunggu lama,” kata Toding.

Mayoritas penumpang adalah perantau, meskipun ada juga mahasiswa yang memanfaatkan layanan ini. 

“Pemesanan tiket bisa online maupun offline, dan beberapa penumpang bahkan dijemput langsung dari terminal, pelabuhan hingga bandara,” tutupnya.  (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved