Krisis Air di Biringkanaya, Warga Daya Menjerit: Kran Mati, Tagihan Hidup
Seorang warga, Nasir mengaku harus menahan kantuk hampir setiap malam demi menunggu air menyala.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Warga Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, kembali bersuara.
Sudah berbulan-bulan keran air di rumah mereka tak mengalir.
Namun di saat yang sama, tagihan dari PDAM Kota Makassar tetap datang rutin setiap bulan.
Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang merasa kewajiban dibayar, tetapi hak atas air bersih tak terpenuhi.
Begadang Demi Air, Hasilnya Nihil
Seorang warga, Nasir mengaku harus menahan kantuk hampir setiap malam demi menunggu air menyala.
“Sudah berbulan-bulan air tidak mengalir. Saya tunggu sampai subuh, tapi tidak ada setetes pun yang keluar,” keluhnya.
Ia menyebut sebelum ada perbaikan pipa di wilayah lain, aliran air ke rumahnya tergolong lancar.
Namun setelah pekerjaan tersebut, distribusi ke arah Daya justru terhenti total.
Kalaupun mengalir, hanya sebentar dan sering terjadi di jam-jam tak menentu.
Perbaikan Selesai, Distribusi Tetap Macet
Warga mengaku heran. Perbaikan pipa induk di sebagian wilayah disebut telah rampung, tetapi pasokan ke Daya belum pulih.
Kondisi ini bahkan sudah dirasakan sejak 2025 lalu.
Hingga kini, belum ada perubahan signifikan.
Ironisnya, Makassar tengah memasuki musim penghujan yang seharusnya meningkatkan ketersediaan air baku.
| 46 Tim Ramaikan MCN Fun Padel 2026, Pemanasan Seru Jelang Honda Makassar Culinary Night |
|
|---|
| Tak Jadi Direhab, Gedung Utama DPRD Sulsel Bakal Dirubuhkan |
|
|---|
| Susunan Pemain PSIM Jogja vs PSM Makassar, Juku Eja Rombak Skuad |
|
|---|
| Bosowa Berlian Motor Hadirkan Fitur Forum Mitsubishi di Bosowa Connect |
|
|---|
| Hadiri Halal Bihalal APTISI, Rektor UMI: Teknologi Harus Jadi Jalan Solusi, Bukan Sekadar Tren |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KRISIS-AIR-Meteran-air-PDAM-Makassar-di-Daya-Sudah-berbulan-bulan.jpg)