Belum Reda Kasus Bripda Dirja, Polisi Kembali Lepas Tembakan: Pemuda 18 Tahun Tewas di Makassar
Dua peristiwa berbeda. Dua nyawa melayang. Sama-sama melibatkan aparat. Kasus pertama, senior aniaya junior hingga tewas.
Korban disebut meronta dan berusaha melarikan diri.
“Dalam situasi itu, pistol yang masih dipegang Iptu N meletus tidak sengaja dan mengenai bagian belakang tubuh korban,” kata Arya.
Sempat Dirujuk, Nyawa Tak Tertolong
Korban dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina.
Karena keterbatasan alat, ia dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Setibanya di RS Bhayangkara, Bertrand dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah langsung diautopsi malam itu.
Iptu N dan senjata api yang digunakan telah diamankan.
Propam dan Satreskrim melakukan olah TKP.
Polisi menyebut kematian terjadi akibat “letusan senjata yang tidak terprediksi”.
Hasil autopsi resmi masih ditunggu.
Versi Saksi: Polisi Datang, Tembakan Pecah
Seorang saksi, DN (21), mengaku berada di lokasi.
Ia menyebut rombongan pemuda sempat berpindah dari Toddopuli 4 ke Toddopuli 2.
Terjadi tabrakan antar kelompok.
“Anak-anak tembaki pakai tembak mainan,” katanya.
| Muhammad Dahlan Pimpin Asmindo Sulsel, Siap Dongkrak Daya Saing Industri Mebel |
|
|---|
| Dosen Polimedia Makassar Kembangkan Aplikasi Stunting Care Lewat Fitur Jajanan Sehat Remaja Putri |
|
|---|
| Munafri Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,1 Miliar di Sangkarrang |
|
|---|
| Lahan Makam Makassar Kian Langka, Sudiang Memorial Park Hadir dengan Konsep Eksklusif Syar’i |
|
|---|
| Pete-pete Laut Akhirnya Berlayar, Warga Kepulauan Makassar Kini Bisa Menyeberang Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/POLISI-TEMBAK-WARGA-Kapolrestabes-Makassar-Kombes-Arya-Perdana.jpg)