Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Iran Serang Israel

Direct Flight Makassar-Jeddah Tetap Normal saat Kemenhaj Minta Tunda Keberangkatan

Saat ini, 358 jamaah umrah Sulawesi Selatan masih berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JEMAAH UMRAH - Umat Islam sedang menuaikan ibadah umrah saat perang Iran - Israel pecah. Penerbangan langsung Makassar-Jeddah tetap normal di tengah imbauan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar para calon jamaah menunda keberangkatan umrah. 

Menurutnya, operasional tetap normal karena rute penerbangan tidak melintasi wilayah konflik Iran–Israel.

Sementara itu, salah satu agen travel umrah, Ahmad Yani, mengaku belum menerima informasi resmi terkait tindak lanjut imbauan penundaan tersebut.

“Belum ada informasi pasti dari pihak travel bagaimana kelanjutannya. Kami masih menunggu,” katanya.

Ia menyebut jadwal keberangkatan terdekat dari travelnya direncanakan pada 9 Maret mendatang, namun belum ada kepastian apakah tetap berangkat atau ditunda.

Agen lainnya, Rahmawati, mengatakan aktivitas travel masih berjalan normal. Bahkan hari ini 26 jamaah tetap berangkat melalui Bandara Sultan Hasanuddin.

“Info yang kami terima, semua maskapai masih on schedule, tidak ada penundaan. Mungkin saat ini jalur yang dilalui masih aman saja,” ujarnya.

Tunda Umrah

Kemenhaj mengimbau calon jamaah umrah menunda keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah dalam waktu dekat.

Imbauan tersebut langkah preventif menyusul gejolak keamanan di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keselamatan warga negara.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan keterangan resmi Kemenhaj RI, pemerintah juga meminta seluruh jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak panik.

Kemenhaj bersama Kemenlu terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan jemaah yang terdampak, termasuk yang mengalami penundaan kepulangan, dapat tertangani dengan baik dan memperoleh kepastian informasi.

Transit Terganggu

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved