358 Jemaah Sulsel Sedang Umrah saat Konflik Iran Vs Israel - AS
Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, jemaah umrah Sulsel masih berada di Arab Saudi.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan Jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang menjalani ibadah di tanah suci.
Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, jemaah umrah Sulsel masih berada di Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel Ikbal Ismail terus memantau perjalanan ibadah warga Sulsel.
"Ada 358 jemaah umrah Sulsel masih berada di Saudi," kata Ikbal Ismail kepada Tribun-Timur.com pada Senin (2/3/2026).
Kondisi jemaah disebutnya terpantau pemerintah.
Mereka tidak tertahan imbas perang di Timur Tengah.
"Memang sedang ibadah dan belum jadwalnya pulang," kata Ikbal.
Secara rutin, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
Terkait penerbangan sendiri, Ikbal menyebut direct flight (penerbangan langsung) tidak terganggu perang Iran dan Amerika Serikat.
Sehingga penerbangan Makassar - Jeddah disebutnya terjadwal normal.
"Penerbangan langsung Jeddah- Makassar, Jeddah-Jakarta aman saya lihat. Yg bermasalah yang transit ke Abu Dhabi dan negara lainnya," ujar Ikbal Ismail
Situasi panas di Timur Tengah belum juga mereda.
Apalagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel di Iran.
Serangan militer Israel dan AS ke sejumlah wilayah di Iran menyebabkan kerusakan bangunan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Sejumlah usaha travel di Makassar mulai merasakan dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat - Israel.
| Pintu Belum Tertutup! Italia Peluang Tampil Piala Dunia 2026, Play-off Darurat Untungkan Gli Azzurri |
|
|---|
| Tuan Rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Andalkan Pemain AC Milan dan Juventus |
|
|---|
| Harga BBM Hari Ini saat Trump Mulai Blokade Iran, Minyak Mentah Naik Tajam |
|
|---|
| Amerika Serikat Mulai Blokade Iran Hari Ini, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam |
|
|---|
| Efek Perang Iran-AS, Permintaan SPKLU dan Home Charging Mobil Listrik Makassar Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ikbal-Ismail-di-Redaksi-Tribun-Timurcom-jaja.jpg)