Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dari Atap hingga Mutu Gizi, BGN Temukan Pelanggaran di 7 Dapur MBG Makassar

Ketujuh dapur tersebut diberi tenggat waktu dua pekan untuk pembenahan.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
MBG BERMASALAH - Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Investigasi BGN Herman Susilo saat buka puasa bersama awak media di Jalan Baji Minasa, Makassar, Jumat (27/2/2026). Ia menemukan ada tujuh dapur di Makassar bermasalah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Tim investigasi Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan tujuh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) bermasalah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Ketujuh dapur tersebut diberi tenggat waktu dua pekan untuk pembenahan.

Jika tak ada perbaikan, pengelola terancam dikenai sanksi surat peringatan (SP) 1 hingga penghentian operasional.

Temuan itu disampaikan Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Investigasi BGN, Herman Susilo, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga kecamatan berbeda di Makassar, Jumat (27/2/2026).

“Ada tujuh dapur yang kita cek hari ini,” ujar Herman saat mendampingi Juru Bicara MBG, Dian Fatwa, dalam agenda buka puasa bersama media di kawasan Jalan Baji Minasa.

Turut hadir Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Makassar, Abdillah.

Tak Sesuai Standar Teknis

Herman menjelaskan, tujuh dapur MBG tersebut beroperasi tidak sesuai standar petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

Dalam standar operasional dapur MBG, terdapat lima aspek utama yang wajib dipenuhi.

Pertama, aspek infrastruktur (Atap, Lantai, Dinding/Aladin).

Atap harus bersih dan tidak berlubang.

Lantai wajib menggunakan material epoksi agar mudah dibersihkan dan tidak licin.

Dinding harus dilapisi cat tahan air (waterproof).

“Standar alat masak dan penyajian juga sudah diatur dalam juknis,” jelas Herman.

Kedua, aspek higienitas dan sanitasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved