MBG Jadi Agenda Prioritas Bangun Sumber Daya Manusia Unggul
MBG merupakan program strategis nasional untuk memperbaiki kualitas generasi bangsa melalui pemenuhan asupan gizi yang cukup dan sehat.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Upaya mencetak generasi emas Indonesia kembali ditegaskan melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Kota Makassar dengan penekanan kuat pada kualitas gizi dan pengawasan ketat pelaksanaan di lapangan.
Sosialisasi Program MBG tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, yang memaparkan secara langsung urgensi serta arah kebijakan program sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia nasional.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Café Vaan In Sky, Kecamatan Mamajang, Senin (16/2), Ashabul Kahfi menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis nasional untuk memperbaiki kualitas generasi bangsa melalui pemenuhan asupan gizi yang cukup dan sehat.
“Program MBG ini adalah program strategis nasional dalam rangka memperbaiki kualitas generasi kita, dan salah satu jalannya adalah memberikan asupan gizi yang cukup dan sehat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari persoalan gizi karena kualitas kesehatan anak menjadi fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menuju generasi emas.
Menurutnya, agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menempatkan MBG sebagai salah satu prioritas penting meski tantangannya tidak ringan.
“Mustahil generasi emas dapat kita raih ketika anak-anak kita kekurangan gizi, dan ini menjadi perhatian serius pemerintah sekaligus tantangan besar karena tidak mudah memindahkan jutaan piring ke meja kelas siswa,” tegasnya.
Ashabul Kahfi juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam implementasi program agar tujuan besar MBG benar-benar tercapai sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kualitas makanan harus benar-benar terjamin sesuai standar gizi, pelaksanaan di lapangan harus tepat sasaran, dan seluruh proses harus mengikuti protokol agar keamanan serta kenyamanan konsumsi tetap terjaga,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi kinerja para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar, yang dinilai mampu menjaga kualitas dan keamanan distribusi makanan.
Menurutnya, keberhasilan program MBG bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Keberhasilan MBG adalah tanggung jawab kita bersama, dan jika kolaborasi ini terus diperkuat maka kita optimistis generasi mendatang akan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan unggul,” tutupnya.
Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai fondasi mencetak generasi yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.
| Profil Pulung Agustanto, Anggota DPR Soroti Polemik Pengadaan Motor Listrik MBG Rp1,39 Triliun |
|
|---|
| 9 SPPG Makan Bergizi Gratis di Luwu Dihentikan Sementara, Korwil Disalahkan |
|
|---|
| Respons Purbaya, Usulan Motor Listrik MBG Pernah Ditolak, Kini Viral Lagi |
|
|---|
| Tekan Stunting, Ashabul Kahfi: Program MBG Pastikan Generasi Sehat dan Berkualitas |
|
|---|
| 136 Dapur MBG di Sulsel Stop, Pengadaan 1.757 Motor Listrik di Sulawesi Selatan Jalan Terus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sosialisasi-MBG-Ashabuil-kahfi-gnf.jpg)