Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tun Abdul Razak Dipoles, Bakal Punya Pedestrian Konsep Jogging Track Seluas 3 Meter

Kepala Dinas BMBK Sulsel Andi Ihsan menjelaskan sedang menjajaki skema menghadirkan pedestrian di sepanjang Ruas Jl Tun Abdul Razak.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
JALAN SULSEL - Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Andi Ihsan saat dipotret di ruang Kepala Biro Umum, Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo pada Selasa (6/1/2026). Andi Ihsan menjelaskan skema jogging track disiapkan dalam pedestrian Jl Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa 
Ringkasan Berita:
  • Jalan Tun Abdul Razak sepanjang 3,68 km masuk dalam penanganan preservasi jalan paket 1 Pemprov Sulsel. 
  • Selain perbaikan jalan, Dinas BMBK Sulsel berencana membangun pedestrian selebar 3–3,5 meter yang dapat difungsikan sebagai jogging track. 
  • Konsep awal dimulai dengan pengerjaan drainase di tepi jalan, sementara sosialisasi dilakukan bersama Pemkab Gowa agar proyek berjalan lancar.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk dalam penanganan preservasi jalan paket 1.

Ruas sepanjang 3,68 km ini bakal mendapat perhatian khusus.

Tidak hanya perbaikan jalan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel bakal memberikan akses bagi pejalan kaki lewat pedestrian.

Kepala Dinas BMBK Sulsel Andi Ihsan menjelaskan sedang menjajaki skema menghadirkan pedestrian di sepanjang Ruas Jl Tun Abdul Razak.

Saat ini, pedestrian di ruas jalan tersebut hadir di beberapa titik saja.

"Kita mau jajaki dulu bagaimana siklusnya, mudah-mudahan pemerintah setempat bisa berikan akses pelebaran pedestrian. Kita mau lebarkan dari titik awal itu mungkin jadi minimal tiga meter," ujar Andi Ihsan saat dihubungi pada Kamis (19/2/2026).

Andi Ihsan menyebut skema awalnya akan dilakukan pengerjaan pada drainase saluran di tepi jalan.

Baca juga: Jalan Pajjaiang Rusak Parah Tapi Status Aset Tak Tercatat di Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar

Sementara pedestrian akan berada di atas drainase.

Ihsan menargetkan lebar pedestrian di kisaran 3 meter hingga 3,5 meter.

Lebar ini dinilai mencukupi untuk aktivitas pejalan kaki maupun masyarakat yang ingin berolahraga.

"Kalau itu bisa terwujud, dalam hal ini lahannya di mudahkan. Nanti konsepnya bisa jadi jogging track karena luas kan," sambungnya.

Tahap awal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa guna sosialisasi ke masyarakat.

Mengingat pengerjaan jalan hingga pedestrian nantinya akan berdampak ke pengguna jalan.

"Ini kan mau sosialisasi dulu mudah-mudahan masyarakat yang dilalui bisa memahami," katanya.

Andi Ihsan menyebut pedestrian juga akan disiapkan pada Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sulsel.

Konsepnya serupa, bisa dimanfaatkan sebagai jogging track.

"Jalan Jenderal Sudirman sementara proses lelang paket VI, insyaallah dikerjakan juga pedesteriannya," kata Mantan Kepala Biro Umum Sulsel ini.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyebut rencana pembangunan pedestrian sebagai bentuk menata Kawasan perbatasan Gowa - Makassar ini.

“Insya Allah, rencana pembangunan pedestrian ini akan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta mendukung mobilitas masyarakat. Kita ingin kawasan ini tertata lebih baik dan memberikan akses bagi pejalan kaki,” ujar Andi Sudirman.

Diketahui, perbaikan jalan paket 1 membentang dari Jl Hertasning dan Jl Aroepala di Kota Makassar, Sulsel.

Kemudian berlanjut ke ruas jalan Kabupaten Gowa.

Mulai dari Jl Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung - Bili-Bili, Sungguminasa - Malino.

Proyek memanjang ke arah Sinjai dan Bulukumba, dari ruas Batas Sinjai - Palampang, ruas Tanete - Tanaberu, dan ruas Kalimporo - Sumalaya - Batas Sinjai.

Paket I nilai kontraknya mencapai Rp430,7 Miliar penanganan sepanjang 300,24 km.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved