Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mizar Roem Minta NasDem Sulsel Coret Putri Dakka dari Daftar Calon PAW Rusdi Masse DPR RI

Ketua DPD NasDem Sinjai, Mizar Roem, meminta pengurus pusat serta wilayah tidak memberikan kesempatan kepada Putri Dakka.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
PAW NASDEM - Sosok calon legislatif Partai NasDem Sulsel di Dapil Sulsel III, ada Putri Dakka, Hayarna Hakim, Judas Amir dan Nicodemus Biringkanae. Ketua DPD NasDem Sinjai Mizar Roem meminta nama Putri Dakka di coret dari daftar PAW DPR RI 
Ringkasan Berita:
  • Partai NasDem belum menetapkan Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk kursi DPR RI yang ditinggalkan Rusdi Masse.
  • Dalam rapat konsolidasi DPW NasDem Sulsel di Makassar, Ketua DPD NasDem Sinjai, Mizar Roem, secara tegas meminta agar Putri Dakka tidak diberi ruang dalam proses PAW karena dinilai membangkang dan tidak lagi sejalan dengan garis partai, terutama pasca Pilkada.
  • Empat nama masuk daftar calon PAW DPR RI dari dapil Sulsel III, yakni Putri Dakka, Hayarna Hakim, Judas Amir, dan Nicodemus.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Partai Nasdem belum menentukan sosok Pengganti Antar Waktu (PAW) Rusdi Masse sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Sosok pengganti Rusdi Masse sebenarnya sempat dibahas dalam Rapat konsolidasi DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Jl AP Pettarani pada Jumat (13/2/2026).

Ketua DPD NasDem Sinjai, Mizar Roem, secara terbuka meminta pengurus pusat serta wilayah tidak memberikan kesempatan kepada Putri Dakka dalam proses PAW.

Alasan penolakan tersebut karena sikap politik Putri Dakka selama ini sudah tidak sejalan dengan garis perjuangan partai.

Terutama pasca dinamika Pilkada lalu.

Mizar menilai Putri Dakka menunjukkan pembangkangan politik.

Baca juga: Makassar Panggung Politik-Pengusaha Nasional dari Nasdem, PSI, PPP hingga HIPMI

Putri Dakka dianggap secara terang-terangan melawan keputusan resmi partai di Pilkada.

Kemudian Putri Dakka juga dianggap sudah mengubah afiliasi.

Mizar menyoroti rekam jejak digital  menunjukkan Putri Dakka telah 'mengganti warna' partai.

"Saya meminta secara tegas kakak ketua mengeluarkan rekomendasi (PAW) hanya untuk dua orang. Jangan beri ruang untuk, mohon maaf, saudari Putri Dakka," Kata Mizar Roem dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, ruang PAW hanya layak diberikan kepada kader yang loyal dan tegak lurus terhadap perintah partai.

‎‎Saat ini, ada empat nama dalam daftar calon legislatif Partai NasDem di daerah pemilihan Sulsel III yang berpeluang menggantikan Rusdi Masse.

Keempat nama tersebut yakni Putri Dakka, Hayarna Hakim, Judas Amir, dan Nicodemus Biringkanae.

‎‎Putri Dakka sejatinya menjadi calon terkuat.

Pengusaha perempuan itu meraih 53.700 suara pada Pileg DPR RI.

‎‎Namun, langkah politiknya maju pada Pemilihan Wali Kota Palopo 2024 melalui rekomendasi PDI Perjuangan menjadi sorotan.

‎‎Putri Dakka bahkan berhadapan langsung dengan calon usungan NasDem, disertai beredarnya kartu tanda anggota (KTA) PDIP atas namanya di media sosial.

‎‎Namun Putri Dakka membantah telah berpindah partai.

‎‎“Saya tidak pernah mengajukan pengunduran diri dan saya juga tidak pernah dapat SK pemberhentian,” ujarnya kepada Tribun-Timur.Com, Kamis (5/2/2026).

‎‎Peraih suara terbanyak berikutnya adalah Andi Aslam Patonangi.

Namun, mantan Bupati Pinrang itu telah mengundurkan diri dari Partai NasDem sehingga tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon PAW.‎

‎Nama selanjutnya adalah Hayarna Hakim yang meraih 29.162 suara.

‎Hayarna merupakan mantan Ketua DPRD Luwu periode 2009–2014 dan istri mantan Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

‎Namun, Wakil Ketua Bidang OKK DPW NasDem Sulsel, Tobo Haeruddin, menilai Hayarna tidak lagi menunjukkan loyalitas terhadap partai.

‎Menurutnya, sejumlah anggota keluarga Hayarna telah bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

‎Nama lain yang berpeluang adalah Judas Amir.

Mantan Wali Kota Palopo dua periode (2013–2023) itu memperoleh 12.669 suara pada Pileg DPR RI.

‎Sementara itu, peraih suara paling rendah adalah Nicodemus Biringkanae dengan 4.908 suara.

‎Mantan Bupati Tana Toraja periode 2016–2021 itu tetap masuk dalam daftar calon PAW Rusdi Masse, meski peluangnya paling kecil di antara empat calon.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved