Nelayan Hilang di Makassar
Identitas Nelayan Diduga Tenggelam di Perairan Pelabuhan Pelindo Makassar
Korban diketahui bernama Hery (43), buruh nelayan asal Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kota Makassar Sulawesi Selatan kembali memakan korban.
Seorang nelayan dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat melaut di sekitar perairan Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu (8/2/2026) dinihari.
Korban diketahui bernama Hery (43), buruh nelayan asal Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat melaut sekitar pukul 04.00 Wita.
Korban mencari ikan di sekitar wilayah Pelabuhan Pelindo.
Informasi tersebut disampaikan oleh kakak korban, Sahrul (53).
Namun hingga pagi hari, korban tak kunjung kembali.
Sekitar pukul 09.10 Wita, perahu milik korban ditemukan dalam kondisi kosong.
Korban tidak berada di dalam kapal, sehingga diduga terjatuh dan tenggelam saat beraktivitas di laut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat melakukan operasi pencarian.
Tim pencarian dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andi Arfan, bersama unsur terkait.
“Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut,” kata M Fadli Tahar.
BPBD Kota Makassar menyebutkan, kondisi cuaca yang tidak menentu berupa angin kencang dan gelombang laut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan laut, khususnya bagi nelayan tradisional.
Hingga saat ini, pencarian korban masih terus dilakukan.
BPBD memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru sesuai hasil di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/NELAYAN-TENGGELAM-Personel-BPBD-Makassar-mencari-nelayan-hilang.jpg)