Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nelayan Hilang di Makassar

BPBD Makassar Temukan Perahu Hery Tanpa Awak saat Penyisiran Laut

Kawasan perairan ini terhubung dengan Pelabuhan Paotere, dermaga Popsa, dan kawasan pesisir lainnya.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
NELAYAN HILANG - Tim BPBD Makassar dibantu para nelayan masih mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Makassar, Minggu (8/2/2026). BPBD Makassar ungkap telah temukan perahu yang digunakan Fery. 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengerahkan tim untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu (8/2/2026).

Kawasan perairan ini terhubung dengan Pelabuhan Paotere, dermaga Popsa, dan kawasan pesisir lainnya.

Upaya pencarian dilakukan segera setelah laporan diterima guna mempercepat penanganan dan meningkatkan peluang menemukan korban.

Dalam proses pencarian tersebut, petugas menemukan perahu milik korban, namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar, dengan didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andi Arfan.

Korban diketahui bernama Hery, seorang buruh nelayan asal Kecamatan Tallo, Kota Makassar

Dalam proses pencarian tersebut, kakak korban, Sahrul (53), turut ikut membantu mencari keberadaan sang adik.

Hery lahir di Ujung Pandang pada 15 Agustus 1982 dan berjenis kelamin laki-laki. 

Ia tercatat berdomisili di Jl Sultan Abdullah II No 36, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Makassar.

Korban diketahui berstatus kawin dan beragama Islam. 

Sehari-hari, Hery bekerja sebagai buruh nelayan, dengan aktivitas utama melaut di sekitar perairan Makassar

Menurut keterangan keluarga, korban turun melaut untuk mencari ikan sekitar pukul 04.00 WITA di sekitar wilayah Pelabuhan Pelindo. 

“Sekitar pukul 09.10 Wita, kami menerima informasi bahwa perahu korban telah ditemukan,” kata Fadli di sela-sela proses pencarian korban.

Namun saat dilakukan pengecekan, korban tidak berada di dalam perahu tersebut.

Menindaklanjuti temuan tersebut, BPBD Kota Makassar segera melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian serta memperluas area pencarian. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved