Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026, Tazkiyah Tour Gelar Manasik Haji Eksklusif Selama Tiga Hari, Libatkan Ulama hingga Dokter

Manasik kali ini para calon jemaah diinapkan selama dua malam di hotel bintang lima, Hotel Myko Makassar, pada 6 hingga 8 Februari 2026.

Tayang:
Penulis: Muh. Abdiwan | Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
MANASIK TERPADU - Pembukaan Manasik haji 2026 Tazkiyah Tour di hotel bintang lima, Hotel Myko Makassar, (6/2). Tahun ini, Tazkiyah Tour dijadwalkan memberangkatkan 217 jemaah haji terdiri atas 205 jemaah dan 12 petugas pendamping termasuk empat tenaga dokter yang disiapkan untuk memastikan kesehatan jemaah selama pelaksanaan ibadah yang terbagi dalam tiga embarkasi yakni Makassar, Surabaya, dan Jakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Persiapan matang dilakukan Tazkiyah Tour menyongsong musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dengan mengumpulkan para calon jemaah dalam manasik terpadu yang digelar secara intensif di Makassar.

Tahun ini, Tazkiyah Tour dijadwalkan memberangkatkan 217 jemaah haji yang terbagi dalam tiga embarkasi yakni Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

Jumlah tersebut terdiri atas 205 jemaah dan 12 petugas pendamping termasuk empat tenaga dokter yang disiapkan untuk memastikan kesehatan jemaah selama pelaksanaan ibadah.

Manasik kali ini terasa istimewa karena para calon jemaah diinapkan selama dua malam di hotel bintang lima, Hotel Myko Makassar, pada 6 hingga 8 Februari 2026.

Sebanyak 150 calon jemaah mengikuti manasik tahap ini dan mendapatkan pembekalan komprehensif selama tiga hari penuh.

Materi yang diberikan tidak hanya menyangkut teknis ibadah, tetapi juga aspek kesehatan sebagai bekal utama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Prof KH Hamzah Harun Al Rasyid, menjadi pemateri pertama dengan mengulas sejarah dan makna mendalam ibadah haji.

Ia menyinggung peristiwa perintah Allah kepada Nabi Ibrahim setelah menyelesaikan pembangunan Ka’bah untuk menyeru umat manusia menunaikan ibadah haji.

“Hikmah besar dari ibadah haji adalah kita masuk dalam suasana saat jarak antara kita dan Allah sudah tidak ada jarak lagi,” ujar Prof Hamzah.

CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan haji tahun ini memiliki tantangan dan dinamika baru.

“Tahun ini berbeda karena untuk pertama kalinya urusan haji berada di bawah kementerian khusus yakni Kementerian Haji dan Umrah,” ucap Ahmad Yani.

Ia berharap kehadiran kementerian khusus tersebut dapat membawa perbaikan dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji ke depan.

“Mudah-mudahan semua tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji bisa kita hadapi dengan semakin baik,” tambahnya.

Ahmad Yani menegaskan kesiapan Tazkiyah Tour dalam memberangkatkan jemaah, sehingga manasik diperkuat dengan durasi tiga hari dan fasilitas menginap di hotel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, yang membuka kegiatan manasik memberikan apresiasi tinggi kepada Tazkiyah Tour.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved