Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Hari Ini

Hujan dan Angin Kencang di Makassar, BPBD: Jangan Berteduh di Bawah Pohon

Sejumlah pohon tumbang di Makassar, Minggu (1/2/2026), bahkan pedagang buah di Jl Ir Sutami jadi korban.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Istimewa/BPBD Makassar
CUACA EKSTREM - Petugas mengevakuasi korban tertimpa pohon tumbang yang mengenai mobil pikap penjual buah di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/2/2026). BPBD Makassar minta warga hindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan lebat  

Ringkasan Berita:

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar imbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin kencang

Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda Makassar dan sekitarnya.

Kepala BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar, mengatakan hujan deras yang dibarengi angin kencang berisiko menyebabkan dahan patah hingga pohon tumbang secara tiba-tiba. 

Kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama bagi warga yang berlindung di bawah pohon saat hujan.

“Cuaca ekstrem memicu banyak kejadian pohon tumbang di beberapa titik,” ujar Fadli saat memantau perkembangan cuaca, Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Angin Kencang Terjang Makassar Akibatkan Pohon Tumbang Timpa Pedagang Rambutan di Jl Ir Sutami

ANGIN KENCANG - Proses penanganan pohon runhanh di Jl Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea Makassar , Minggu (1/2/2026). Pohon tumbang tersebut menimpa warga yang berjalan rambutan di Jl Ir Sutami, dekat dari SMA 6 Makassar.
ANGIN KENCANG - Proses penanganan pohon runhanh di Jl Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea Makassar , Minggu (1/2/2026). Pohon tumbang tersebut menimpa warga yang berjalan rambutan di Jl Ir Sutami, dekat dari SMA 6 Makassar. (Istimewa/BPBD Makassar)

Karena itu BPBD Makassar mengimbau warga tidak menjadikan pohon sebagai tempat berteduh ketika hujan lebat, apalagi saat angin kencang.

Wilayah perkotaan dengan pepohonan besar di bahu jalan, kawasan pemukiman, serta area aktivitas warga memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi saat cuaca ekstrem. 

BPBD Makassar pun terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat jika terjadi kejadian darurat.

Selain menghindari berteduh di bawah pohon, BPBD Makassar juga mengingatkan warga agar waspada saat melintas di jalanan yang rawan pohon tumbang, genangan air, serta baliho atau reklame yang berpotensi roboh.

“Jika hujan lebat dan angin kencang, sebaiknya warga menunda perjalanan bila tidak mendesak. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

BPBD Makassar juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian darurat seperti pohon rawan tumbang atau dampak cuaca ekstrem lainnya agar dapat segera ditangani petugas.

Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

BMKG menyebut potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sulsel dalam beberapa hari ke depan.

Hujan disertai angin kencang tidak hanya terjadi di Makassar, tetapi juga melanda Kabupaten Gowa dan wilayah sekitarnya. 

Pantauan Tribun-Timur.com, hujan mulai turun sejak pagi hari dengan intensitas ringan. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved