Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tawuran di Makassar

Tawuran Kembali Pecah di Tallo Makassar, 1 Korban Meninggal Dunia Terkena Anak Panah

Tawuran terjadi di Jl Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (30/1/2026).

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Istimewa
TAWURAN MAKASSAR - Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana didampingi Kapolsek Tallo AKP Asfada dan Danramil Tallo Mayor Arh Rohmat Agus saat mendatangi lokasi tawuran di Jl Inspeksi Kanal Al Markaz, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (30/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tawuran terjadi di Jl Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (30/1/2026).
  • Tawuran berakibat korban meninggal dunia juga pernah terjadi di wilayah Utara Kota Makassar, pada November 2025 lalu.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perang kelompok warga kembali terjadi di Utara Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah dua bulan terakhir kondusif.

Kali ini, terjadi di Jl Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (30/1/2026).

Peristiwa yang melibatkan dua kelompok warga itu diwarnai aksi saling serang menggunakan lemparan batu hingga anak panah busur.

Akibat peristiwa itu, satu warga dikabarkan terluka akibat terkena anak panah busur.

Korban yang terkena busur itu, juga dikabarkan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

Baca juga: 2 Kelompok Pemuda Tawuran di Makassar Didamaikan Polisi di Masjid dan Libatkan Ustad

Devi mengaku baru saja mendatangi lokasi kejadian bersama tim Jatanras Polrestabes Makassar.

Ia tak menampik adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Iya, (ada yang meninggal dunia). Korban umur 40 tahun. Korban kena di bagian dada, busur," kata AKBP Devi Sujana dikonfirmasi via telepon WhatsApp.

Saat ini korban disebut telah dibawa ambulans ke rumah duka yang tak jauh dari sekitar lokasi.

Devi mengatakan, tim dari Polrestabes Makassar dan Polsek Tallo telah dikerahkan ke lokasi untuk menyelidiki pelaku.

"Anggota masih di lokasi, termasuk tim Jatanras masih di lokasi melakukan penyelidikan," ujarnya.

Devi juga mengimbau kepada warga setempat agar mempercayakan penanganan kasus itu ke kepolisian.

Ia berkomitmen akan mengungkap pelaku di balik kericuhan itu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved